Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) kembali membuat gebrakan besar di bidang digitalisasi layanan publik. Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Pemprov resmi memperkenalkan aplikasi super canggih bernama SAKTI GEMAS (Satu Akses Kalimantan Timur Menuju Generasi Emas).
Aplikasi yang diluncurkan bertepatan dengan HUT RI ke-80 pada 17 Agustus 2025 ini, dirancang sebagai satu pintu utama seluruh layanan publik Kaltim hanya dalam satu genggaman tangan. Gubernur Kaltim H. Rudy Mas’ud (Harum) menegaskan, aplikasi ini merupakan wujud nyata transformasi digital yang diusung pemerintah provinsi.
“Saya ingin masyarakat Kaltim merasakan langsung manfaat teknologi. Semua urusan, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga layanan pengaduan, bisa diakses cepat, transparan, dan akuntabel. Inilah wajah baru birokrasi digital kita,” tegas Rudy Mas’ud.

Sejauh ini, 15 layanan publik sudah terintegrasi ke dalam SAKTI GEMAS. Kepala Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal menjelaskan, salah satu fitur unggulannya adalah “Lapor Wal”, kanal pengaduan masyarakat yang menghubungkan warga secara langsung dengan pemerintah.
Selain itu, aplikasi ini juga mengintegrasikan berbagai layanan penting, antara lain pembayaran pajak kendaraan bermotor, informasi lowongan kerja, prakiraan cuaca dan peringatan dini bencana, pantauan CCTV, transportasi dan pariwisata, serta harga komoditas dan berita terkini.
Bahkan, update terbaru program Gratispol di sektor pendidikan, kesehatan, sosial, perumahan, dan internet desa juga dapat dipantau dalam platform ini.
“Semua kebutuhan masyarakat kita satukan dalam satu aplikasi. Jadi, tidak perlu lagi repot mengunduh banyak platform,” jelas Faisal.
Meski masih dalam tahap uji coba, respons publik cukup tinggi. Hingga saat ini, tercatat sudah 1.500 pengguna yang mengunduh SAKTI GEMAS.
Melalui SAKTI GEMAS, Pemprov Kaltim berharap pelayanan pemerintah bisa cepat, mudah, dan dekat dengan rakyat. (Adv Diskominfo Kaltim/H-1)
Program ini melibatkan partisipasi berbagai elemen masyarakat sebagai wujud kepedulian bersama terhadap korban bencana.
Program ini tidak hanya menjanjikan pendidikan gratis di semua jenjang, tetapi juga mencakup layanan kesehatan gratis, internet desa, bantuan rumah layak huni, hingga seragam.
Selain aspek olahraga, penyelenggaraan Porprov diperkirakan berdampak positif terhadap perekonomian lokal.
Gubernur Harum menegaskan PPU adalah satu-satunya kabupaten yang bisa swasembada pangan. Harapannya ke depannya, bisa ditambah optimalisasi lahan untuk pertanian.
Program GratisPol menggratiskan seluruh biaya administrasi pembelian rumah, termasuk biaya notaris, provisi, administrasi bank, dan item lainnya dengan nilai maksimal Rp10 juta per rumah.
Tahun 2025, Pemprov Kaltim menetapkan 880 penerima penghargaan perjalanan religi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved