Headline
BANGSA ini punya pengalaman sejarah sangat pahit dan traumatis perihal kekerasan massal, kerusuhan sipil, dan pelanggaran hak asasi manusia
BANGSA ini punya pengalaman sejarah sangat pahit dan traumatis perihal kekerasan massal, kerusuhan sipil, dan pelanggaran hak asasi manusia
Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan apresiasi atas capaian bersama Pemkot dan DPRD yang sepanjang masa sidang III berhasil menetapkan sembilan Peraturan Daerah (Perda) serta dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda).
“Kami berterima kasih kepada DPRD Kota Padang dan semua pihak yang telah menyukseskan penyusunan hingga penetapan Perda. Ke depan, kolaborasi perlu terus diperkuat karena tantangan pembangunan akan semakin berat, terutama dalam hal efisiensi anggaran,” ujar Fadly.
Selain menyoroti kinerja legislasi, Wali Kota juga menegaskan pentingnya kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan kota, seiring upaya Pemkot meraih penghargaan Adipura. Menurutnya, keberhasilan tidak hanya bergantung pada program pemerintah, tetapi juga pada partisipasi aktif warga.
“Kami optimis meraih Adipura, namun ini harus menjadi kerja bersama. Mari mulai dari rumah masing-masing dengan memilah sampah, mengurangi timbunan ke TPA, serta tidak membakar atau membuang sampah sembarangan. Kesadaran inilah yang akan menjadi penentu keberhasilan kita,” ungkapnya, kemarin.
Fadly menambahkan, secara nasional tingkat pengelolaan kebersihan Kota Padang sudah tergolong tinggi. Namun, penguatan perilaku ramah lingkungan masyarakat tetap menjadi kunci keberlanjutan.
“Alhamdulillah kita sudah sangat baik dalam penilaian, tetapi harus ditopang oleh kesadaran harian setiap warga. Tiada hari tanpa menjaga lingkungan sekitar,” tutupnya. (H-1)
REALISASI produksi padi di Kota Padang hingga 25 Agustus 2025 tercatat mencapai 19.747,69 ton.
Khusus untuk MAN 1 Kota Padang, Buya Maigus Nasir menyebut bahwa pelaksanaan MBG sangat penting karena siswa-siswinya sekolah full day.
Upaya melestarikan budaya ini sejalan dengan visi Kota Padang sebagai Kota Layak Anak
Gerbatsu memiliki tujuan membiasakan anak-anak untuk mengonsumsi makanan dan minuman bergizi seperti biskuit dan susu.
Gerakan ini lahir dari kepedulian masyarakat setempat terhadap kelestarian lingkungan.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved