Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota (Pemko) Pekanbaru, melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) memperketat pengawasan terhadap peredaran beras oplosan. Pemerintah daerah mengawasi jalur distribusi hingga ke ritel swalayan.
Kepala DKP Kota Pekanbaru Maisisco menyebut pihaknya menindaklanjuti di lapangan terkait mulai maraknya beras yang dioplos dengan kualitas rendah.
"Kami Pemerintah Kota Pekabaru menindaklanjuti di lapangan, cek ke lapangan apakah ada beras-beras yang dimaksud," kata Maisisco, Kamis (31/7).
Ia menjelaskan, pihaknya sudah beberapa kali turun ke lapangan melakukan pengecekan. Tim DKP turun ke ritel atau swalayan yang ada di Pekanbaru.
Tim DKP memastikan beras premium tidak dioplos dengan kualitas rendah. Tim juga memastikan kemasan dan beras yang dijual telah sesuai.
"Kita harus paham juga oplosan itu apa. Seperti medium yang dicampur dan dijual dengan harga premium, itu oplosan," jelas Maisisco.
Kemudian terdapat juga beras medium yang dioplos dengan beras menir, dan dijual dengan harga medium. Masyarakat diimbau agar paham, dan selektif dalam memilih beras yang akan dikonsumsi.
Ia juga mengingatkan pihak ritel agar memeriksa kembali beras yang mereka jual. Beras yang dijual harus sesuai dan jangan sampai merugikan masyarakat.
Pihaknya juga berkoordinasi dengan Satgas Pangan Polri dalam melakukan pengawasan. DKP bakal melakukan pengawasan bersama terhadap beras oplosan ini.
"Ke depan kita akan terus melakukan pengawasan, jika ditemukan nanti tentu kita akan tindak sesuai dengan aturan yang berlaku," pungkasnya. (RK/E-4)
Menjelang periode mobilitas tinggi pada arus mudik Lebaran 2026, PT Hutama Karya (Persero) terus memacu pengerjaan pemeliharaan rutin di Ruas Tol Pekanbaru–Dumai (Permai).
SELURUH Tempat Hiburan Malam (THM) yang beroperasi di wilayah Kota Pekanbaru akan dilarang beroperasi selama Ramadan 1447/2026 M.
LUAS kebakaran lahan di Kota Pekanbaru dari 1 Januari hingga 29 Januari 2026 nyaris mencapai sembilan hektare (ha), tepatnya mencapai 8,51 ha.
Sejauh ini belum ada perusahaan yang mengajukan keberatan dengan besaran UMK 2026.
Harga cabai merah yang sebelumnya sempat mengalami lonjakan kini mulai berangsur turun di harga Rp75 ribu per kilogram dan cenderung stabil.
Kepala Terminal BRPS Pekanbaru Bambang Armanto mengatakan peningkatan jumlah kedatangan dan keberangkatan penumpang belum terjadi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved