Headline
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
BUPATI Kudus Sam'ani Intakoris mengapresiasi kehadiran mobil listrik buatan PT Hartono Istana Teknologi (HIT) yang kini menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Mobil ini juga dipertimbangkan sebagai kendaraan dinas.
"Kehadiran mobil listrik ini merupakan bentuk inovasi luar biasa yang patut didorong untuk mendukung ekosistem kendaraan ramah lingkungan di Indonesia. Tentunya PT HIT yang memiliki merek Polytron ini menjadi suatu kebanggaan, semoga menjadi inovasi luar biasa untuk dunia otomotif nasional," ujarnya, usai melakukan uji coba (test drive) mobil listrik produksi Polytron di halaman Pendopo Kabupaten Kudus, Jumat (18/7).
Menurut Bupati, kendaraan listrik ini memiliki berbagai keunggulan, salah satunya fitur parkir otomatis yang sangat membantu, khususnya bagi pengguna yang masih merasa kesulitan saat memarkirkan kendaraan.
"Fitur ini sangat bermanfaat, terutama bagi ibu-ibu atau mbak-mbak yang kadang kesulitan saat parkir. Mobil bisa parkir sendiri, ini luar biasa," ujarnya.
Terkait kehadiran mobil listrik tersebut, dia mengakui berdiskusi dengan jajaran Pemkab Kudus, termasuk Sekda, Asisten, staf ahli, dan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), untuk mempertimbangkan penggunaan mobil listrik tersebut sebagai kendaraan dinas.
"Ini hemat dan juga sesuai dengan anjuran Presiden RI agar kita mulai beralih ke kendaraan listrik. Selain itu, dengan pabrik yang dekat, kalau ada keluhan bisa langsung ditangani," tambahnya.
Ia berharap nantinya mobil listrik tersebut bisa diproduksi langsung di Kabupaten Kudus. Sehingga memberikan multi efek ekonomi yang semakin besar, mulai dari penyerapan tenaga kerja, peningkatan pendapatan daerah melalui pajak, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
"Mobil listrik ini sangat nyaman, tenang karena tidak bersuara, dan pengisian dayanya juga praktis, bisa dilakukan di rumah maupun di tempat khusus yang telah disediakan," ujarnya.
Head of Elektronik Polytron Kudus Min Nur Sandi menyampaikan mobil ini dilengkapi sistem teknologi yang canggih. Selain itu, interior yang diterapkan cukup mewah dan keunggulan lainnya bisa auto parkir.
Mobil tersebut, kata dia, juga dilengkapi 21 item sistem bantuan pengemudi tingkat lanjut (ADAS/advanced driver assistance system). (H-1)
Kehadiran sepeda motor listrik Fox 200 turut dilandasi oleh stereotip klasik: perempuan yang sein kanan tapi belok kiri, atau lupa mematikan sein dan terus lurus.
Setiap langkah mereka sarat makna, setiap perjalanan adalah bagian dari cerita besar yang mereka ciptakan sendiri.
Luxia i3 dari Polytron hadir untuk mendukung gaya hidup aktif para mahasiswa atau pelajar yang membutuhkan perangkat ringan namun tidak mengorbankan performa.
Hadir sebagai merek asli Indonesia, Tekno menegaskan seluruh produk laptop itu diproduksi pada pabrik Polytron di Kudus, Jawa Tengah
Kehadiran ini menjadi langkah besar Polytron dalam memperkuat komitmennya menghadirkan ekosistem kendaraan listrik ramah lingkungan dan terjangkau.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved