Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
POLSEK Maulafa, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, menggencarkan patroli dialogis untuk mencegah premanisme dan tawur sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Kapolsek Maulafa AK Fery Nur Alamsyah mengatakan patroli digelar secara rutin untuk menekan angka kejahatan serta mencegah munculnya aksi jalanan oleh para pemuda yang diawali dengan ketersinggungan oleh karena menengak minuma keras.
"Kami dari Polsek Maulafa melaksanakan patroli dialogis di sekitar wilayah kerja Polsek Maulafa dengan sasaran Premanisme serta aksi jalanan yang mengganggu Kamtibmas dengan memberikan himbauan" kata Fery, Selasa (13/5).
Fery yang memimpin tim patroli, mendatangi sejumlah lokasi tempat para pemuda sering berkumpul dan menengak minuman keras mulai dari Jalan H.R Koroh, Kelurahan Sikumana, dan sejumlah titik lainnya seperti Jalan Soeharto, Terminal Oepura, Jalan Frans Da Romes dan Jalan Fetor Funay.
Di lokasi itu, polisi menemukan beberapa pemuda sedang menenggak minuman keras, kemudian diminta membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing. Kepada para pemuda, polisi minta mereka memanfaatkan masa muda dengan berolahrga dan melakkan hal-hal positif dan membangun Kota Kupang. Seusai menyampaian himbauan, para pemuda membubarkan diri dan kembali k erumah masing masing sedangkan Kapolsek dan snggota melanjutkan patroli.
Kapolresta Kupang Kota Kombes Aldinan Manurung mengatakan, kegiatan patroli adalah bagian dari tugas kepolisian untuk memberi rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, Selain itu, untuk mencegah terjadinya kejahatan serta pelanggaran lalu lintas dan lebih dari pada itu mencegah terjadinya tawuran antar pemuda. (PO/E-4)
Pendekatan preventif melalui patroli intensif menjadi langkah strategis dalam menekan angka kejahatan jalanan.
Satpol PP DKI Jakarta bersama TNI dan Polri berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan serta bersiaga di titik-titik rawan tawuran
Sebanyak 17 remaja diamankan polisi setelah terlibat perang sarung di perbatasan Kota Solo dan Sukoharjo yang sempat meresahkan warga.
Pihak kepolisian mengimbau generasi muda di wilayah Bekasi agar tidak mudah terprovokasi melalui media sosial yang sering kali menjadi pemicu bentrokan fisik.
Pendekatan represif dan pengamanan tidak lagi memadai mulai menjadi arus utama dalam kebijakan daerah.
POLRES Metro Jakarta Barat menangkap ujuh remaja bersenjata tajam yang hendak tawuran di Jalan Kemanggisan Pulo, Palmerah, Minggu (11/1) sekitar pukul 04.00 WIB.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved