Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menegaskan pentingnya mengutamakan esensi pendidikan yang edukatif dan inklusif, bukan sekadar seremoni seperti wisuda sekolah yang justru membebani orangtua.
Penegasan ini dituangkan dalam surat resmi kepada seluruh bupati dan wali kota di Sulteng, menindaklanjuti Surat Edaran Mendikbud Ristek Nomor 14 Tahun 2023.
Dalam surat itu, Gubernur Anwar menyoroti larangan kegiatan wisuda sekolah atau perpisahan bernuansa seremoni di tingkat PAUD dan SD. Ia menilai, kegiatan semacam itu kerap menambah beban ekonomi orangtua, padahal tidak esensial bagi proses belajar anak.
Sebagai alternatif, satuan pendidikan diminta menyelenggarakan kegiatan akhir tahun yang edukatif, kreatif, dan melibatkan partisipasi aktif siswa.
Kegiatan semacam ini dinilai lebih bermanfaat bagi pembentukan karakter, pengembangan kreativitas, dan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.
Gubernur juga mengingatkan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran pendidikan, serta mendorong pelibatan komite sekolah dalam pengambilan keputusan.
“Kami percaya, dengan kerja sama semua pihak, kita bisa menghadirkan pendidikan yang berkualitas, terjangkau, dan inklusif bagi seluruh anak di Sulawesi Tengah,” tulis Anwar dalam surat yang juga ditembuskan kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Kamis (8/5).
Langkah ini mendapat apresiasi dari pelbagai kalangan karena dinilai berpihak pada kepentingan rakyat, khususnya orangtua dan peserta didik. (H-3)
Sebagai bentuk syukur dan bentuk nyata pengabdian masyarakat pihak Yayasan juga memberi 400 beasiswa bebas UKT kepada mahasiswa baru.
UNSIA berencana untuk menjadi Google Reference University pertama di Indonesia serta fokus menjadi hub inovasi melalui World University Ranking for Innovation (WURI).
Wisudawan ini juga dibekali dengan pendalaman berupa integritas, kepedulian, dan kemampuan beradaptasi untuk menghadapi dunia profesional.
Kepada para wisudawan, Rektor berpesan kehidupan akan menguji sesuatu yang lebih dalam: kemampuan untuk tetap jernih ketika dunia menjadi gaduh.
Kekuatan baja tidak muncul saat ia disimpan rapi, melainkan saat ia terus-menerus ditempa dengan panas dan tekanan tinggi.
Sebanyak 28% lulusan Universitas Prasetya Mulya tercatat telah membangun usaha, baik berupa STEM-driven business maupun traditional business.
Kegiatan wisuda dapat dilihat sebagai bagian dari ungkapan kegembiraan, sekaligus syukur atas keberhasilan para murid dalam menyelesaikan pendidikan mereka.
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menanggapi perihal larangan wisuda sekolah di tingkat TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved