Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN deras menguyur beberapa wilayah di Jawa Barat menyebabkan jalan alternatif tepatnya di Blok Cikupa, Desa Raksabaya, Kecamatan Cimaragas, Kabupaten Ciamis ambles, Sabtu (5/4). Kejadian tersebut, tidak ada korban dan kini akses jalan harus ditutup sementara waktu untuk dilakukan perbaikan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, mengatakan, hujan deras yang terjadi di wilayahnya ada beberapa kejadian dan semuanya itu sudah ditangani. Namun, bencana yang ditangani sekarang jalan alternatif di Dusun Cikupa, Desa Raksabaya, Kecamatan Cimaragas hingga pergerakan tanah terdampak 12 rumah rusak di Dusun Sindangjaya, Desa Neglasari, Kecamatan Pamarican.
"Berdasarkan laporan yang diterima BPBD bencana menerjang beberapa lokasi antara lain pohon tumbang timpa rumah, tanggul anak Sungai Citalahab jebol di Kecamatan Pamarican, jalan ambles Dusun Cikupa, Desa Raksabaya, Kecamatan Cimaragas, Sekolah MI Sukaria ambruk di Desa Sukanagara, Kecamatan Jatinagara, tanah longsor Kecamatan Banjaranyar, longsor 7 titik menutup Jalan Desa Dusun Margaasih, Desa Margajaya, Pamarican, tanah longsor di Kecamatan Lumbung," katanya, Minggu (6/4/2025).
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis, Dadang Mulyatna, mengatakan, hujan deras yang terjadi telah menyebabkan jalan alternatif tepatnya di Blok Cikupa, Desa Raksabaya, Kecamatan Cimaragas amblas dan jalan penghubung antara Cimaragas-Cidolog amblas. Namun, kini jalan tersebut ditutup sementara waktu karena tengah dalam perbaikan.
"Kami memohon maaf kepada masyarakat dan pengguna jalan atas ketidaknyamanan, karena pemerintah daerah tengah berupaya memperbaiki jalan tersebut supaya lebih aman dan nyaman. Akan tetapi, pengguna jalan bisa menggunakan jalur alternatif lain yang sudah disediakan," katanya.
Ia mengatakan, jalur alternatif yang dapat dilalui kendaraan dapat melalui Caringin, Ciparay, Bojongmalang, dari Cimaragas arah keperbatasan Cimaragas dan Banjar, jalur Cimaragas menuju arah Leuwikeris, Hegarmanah Cidolog. Namun, pengendara misalnya dari Cimaragas ke Cidolog bisa melalui jalan Caringin dekat PT. BKS ada jalan menuju ke Bojong Malang langsung ke Cidolog.
"Penutupan jalan alternatif untuk motor, mobil tersebut tidak bisa dilalui dan kami menyarankan agar warga menggunakan jalur alternatif lainnya demi kelancaran dan keselamatan. Karena, penutupan akan dilakukan tahap perbaiki kerusakan dan kemungkinan bisa memakan waktu beberapa hari, kami berharap perbaikan jalan ini dapat selesai secepatnya," pungkasnya. (H-2)
Truk boks ekspedisi warna orange datang dari arah Kota Banjar menuju Ciamis. Truk tiba-tiba menabrak jembatan ketika melewati jalan menurun
Pergerakan tanah akan makin meluas karena pergeseran tanah setiap harinya mencapai 1-3 sentimeter.
Intensitas hujan tinggi yang terjadi di berbagai daerah harus diwaspadai bersama dan masyarakat tetap selalu meningkatkan kesiapsiagaan hingga kewaspadaan.
. Beberapa bencana langsung ditangani oleh petugas BPBD yang melakukan assesmen serta memberikan bantuan kepada warga yang terdampak.
Siswa kelas II, V dan VI itu mengalami gejala mual, muntah dan sakit perut usia mengonsumsi bubur kacang hijau, roti keju, dan puding.
Jalan penghubung desa wisata Sriharjo dengan Selopamioro tersebut kembali amblas dan mengakibatkan ruas tersebut putus.
JALAN penghubung Padang Baru-Kampung Bonai di Parit Malintang mengalami ambles pada Sabtu (22/11).
Jalan nasional penghubung Ciamis-Cirebon atau jalur menuju Tol Cipali amblas akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada Jumat (7/11).
Guna menghindari jalur jalan yang putus dan kemacetan panjang, jenis kendaraan roda empat dan sepeda motor, disarankan mencari jalur-jalur jalan pintas yang layak tempuh.
"Kami lihat tanah longsor di pinggir jalan itu. Jika kondisi cuaca hujan terus, jalan penghubung ini terancam amblas,"
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved