Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MENDEKATI pukul 22.40 WIB, Kamis (20/3), situasi Demonstrasi Tolak UU TNI di Gedung DPRD DIY memanas. Polisi mendesak para demonstran untuk membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing.
Pasukan antihuru-hara dikerahkan untuk mendesak para demonstran membubarkan diri. Di bagian belakang mereka sebuah mobil water cannon bersiaga. "Batasnya (aksi) pukul 18.00, sekarang sudah mendekati 23.00," kata salah seorang polisi dengan alat pengeras suara.
Di pihak mahasiswa mereka merapatkan barisan sembari meneriakkan, Satu Komando Satu Tujuan. Mereka juga menyanyikan lagu Bagimu Negeri dan Bayar, Bayar, Bayar dari Band Sukatani ntuk membakar semangat di antara mereka.
Hingga berita ini diturunkan, sekitar pukul 23.02 WIB. Koordinator Lapangan demonstran masih bernegosiasi dengan Kapolresta Yogyakarta, Kombes Aditya Surya Dharma. (E-2)
Polisi hingga kini masih aktif berkomunikasi dengan pihak keluarga dari kedua orang tersebut untuk mencari keberadaan mereka.
Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan bahwa dari 68 tersangka yang ditahan di Polda Metro Jaya tidak ada yang terindikasi melakukan tindak pidana makar maupun terorisme.
Pemerintah akan menjamin dan melindungi hak-hak mereka serta memastikan massa yang masih ditahan itu didampingi oleh advokat atau penasihat hukum.
Dasco enggan berkomentar lebih jauh. Dia menegaskan fokus pada tuntutan yang ditujukan ke DPR, seperti gaji dan tunjangan anggota dewan.
MASSA membakar sisi barat Gedung Negara Grahadi di Jalan Raya Gubernur Suryo Surabaya dibakar massa yang anarkis pada Sabtu malam sekitar pukul 21.38 WIB.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta warga tetap menjaga situasi kondusif dan tidak terprovokasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved