Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BUPATI Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani, menggagas program One Village One Product (OVOP) sebagai langkah strategis dalam mengembangkan ekonomi berbasis nagari.
Konsep ini mengadopsi pendekatan nagari tematik, di mana setiap nagari akan memiliki produk unggulan yang dikembangkan secara berkelanjutan.
"Salah satu konsep ekonomi yang akan kita kembangkan di Dharmasraya adalah desa tematik, atau kami menyebutnya One Village One Product (OVOP)"
Dengan melakukan pendataan yang mendalam, kita bisa memetakan potensi di tiap wilayah," ujar Bupati Annisa, Kamis (13/3)
Sebagai contoh, Nagari Sungai Dareh yang memiliki potensi pertanian padi yang tinggi akan didorong untuk mengolah gabah menjadi beras premium dengan kemasan menarik.
Tidak hanya itu, produk turunan seperti tepung beras dan makanan berbasis beras juga akan dikembangkan.
Program ini tidak hanya terbatas pada komoditas yang sudah ada, tetapi juga mencakup wilayah yang belum memiliki produk unggulan.
Pemerintah akan hadir untuk memberikan dukungan modal, alat produksi, desain kemasan, serta jaminan pasar agar produk desa bisa bersaing di tingkat yang lebih luas.
Saat ini, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya tengah melakukan pendataan, penyusunan regulasi, serta kajian potensi, risiko, dan manfaat dari program OVOP ini.
Dengan adanya inovasi tersebut setidaknya ada 52 produk unggulan yang akan dikembangkan di seluruh Kabupaten Dharmasraya.
"Diharapkan, inisiatif ini dapat memperkuat ekonomi masyarakat dan menciptakan produk-produk unggulan dari setiap nagari di Dharmasraya" tukasnya. (H-1)
Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani menyampaikan kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian HUT Kabupaten Dharmasraya, yang pada tahun ini.
Kepastian tersebut diperoleh setelah Bupati Annisa bersama Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy, melakukan pertemuan dengan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono di Jakarta.
Bupati menegaskan, revitalisasi ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan investasi jangka panjang untuk masa depan pendidikan di Dharmasraya.
Annisa masuk dalam tim eselon II. Dengan semangat juang yang membara, mereka berhasil menumbangkan lawan dan kembali meraih kemenangan.
Peluncuran layanan ini turut dihadiri oleh Forkopimda, kepala OPD, camat se-Kabupaten Dharmasraya, serta perwakilan tokoh masyarakat dan organisasi kepemudaan.
Dalam edaran tersebut, Bupati menekankan pentingnya mencegah segala bentuk gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan dan bertentangan dengan tugas penyelenggara negara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved