Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu, telah menyiapkan sedikitnya 2.000 hektare lahan pertanian untuk dijadikan areal persawahan padi gogo.
Pemkab Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu, telah menyiapkan sedikitnya 2.000 hektare lahan pertanian untuk dijadikan areal persawahan padi gogo guna mendukung program swasembada pangan nasional pada 2025.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bengkulu Tengah, Helmi Yuliandri di Bengkulu, mengatakan, Pemkab telah menyiapkan lahan areal persawahan untuk ditanam padi gogo seluas 2.000 hektare.
"Lahan sawah yang telah disiapkan mencakup 2.000 hektare, di mana penanaman akan dilakukan secara bertahap di setiap kecamatan hingga seluruh areal terpenuhi," katanya.
Kegiatan ini, lanjut dia, akan berjalan seiring dengan program pertanian lainnya, termasuk pengembangan tanaman jagung.
Saat ini, Pemkab telah mengajukan persiapan bibit ke Kementerian Pertanian agar program tersebut dapat segera terealisasi.
Usulan tersebut, berupa bibit padi gogo, termasuk sarana, prasarana produksi dan berharap dukungan dari pemerintah pusat segera terealisasi.
"Salah satu kendala utama dalam pengembangan persawahan di daerah tersebut adalah terbatasnya pasokan air," imbuhnya.
Meski demikian, kata dia, Pemkab optimis bahwa terbatasnya pasokan air yang menjadi hambatan dapat diatasi dengan dukungan dari pemerintah pusat dan masyarakat setempat.
Dengan adanya program ini, diharapkan, dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional. (S-1)
Virus Nipah dapat ditularkan melalui hewan, salah satunya kelelawar, yang kerap mengonsumsi buah-buahan di alam terbuka.
Ternak yang terserang tersebut, tersebar ditiga kecamatan yakni Tanjung Kemuning, sebanyak 83 ekor, Padang Guci Hilir, 6 ekor dan Luas, 42 ekor.
Kebutuhan pokok masyarakat yang dijual seperti beras, terigu, gula pasir, telor, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, mi instan dan kebutuhan pokok lainnya.
IDAI juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam pemenuhan fasilitas kesehatan anak.
Peserta try out terdiri dari 1.000 orang siswa kelas 6 Sekolah Dasar dan 1.000 siswa kelas IX Sekolah Menengah Pertama.
PERUM Bulog Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, telah melaksanakan program serapan gabah dan jagung petani mencapai 86, 859 ton pada 2025 lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved