Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS diabetes di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, meningkat mencapai 22 ribu kasus pada 2024. Kasus diabetes sejak Januari hingga akhir 2024 terdapat 22 ribu masyarakat Kota Bengkulu, mengidap penyakit diabetes melitus meningkat
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu, Joni Haryadi Thabrani di Bengkulu, mengatakan, untuk kasus diabetes melitus meningkat di Kota Bengkulu, mencapai 22 ribu pada 2024 lalu.
"Kasus diabetes di Bengkulu, cukup tinggi yang didominasi oleh anak muda dan lanjut usia
Dari 22 ribu kasus tersebut, lanjut dia, didominasi oleh laki-laki sebanyak 11 ribu lebih dan perempuan 10.504 orang.
Dinkes mencatat bahwa hingga saat ini sebanyak 22 ribu masyarakat di Kota Bengkulu, mengalami penyakit gula darah atau diabetes melitus. Untuk kasus diabetes di Kota Bengkulu, terus meningkat, terutama untuk kalangan anak-anak dan remaja.
"Penyebabnya karena beberapa faktor seperti faktor genetik dan kebiasaan pola makan yang tidak sehat," imbuhnya.
Untuk itu, kata dia, Dinkes terus mengimbau kepada seluruh masyarakat agar mengurangi makanan tidak sehat dan minuman yang memiliki kadar gula tinggi. Hal tersebut dilakukan guna menekan dan menghindari penyakit diabetes, sebab untuk kasus gula tersebut terus mengalami peningkatan.
Dinkes terus mengimbau agar anak-anak muda untuk menerapkan pola hidup sehat, mengurangi minuman ataupun makanan manis, mengonsumsi makanan sehat, khususnya sayur dan buah-buahan agar terhindar dari penyakit gula.
Selain itu, seluruh puskesmas di Kota Bengkulu, juga terus melaksanakan sosialisasi dan imbauan terkait pencegahan penyakit diabetes melitus tersebut. (Z-9)
Mekanisme antidiabetes Annona muricata L. diduga terjadi melalui beberapa jalur, di antaranya menghambat Penyerapan Karbohidrat,
Penyebab diabetes bisa datang dari mana saja, bahkan hal-hal sederhana yang rutin dilakukan setiap hari seperti penggunaan gawai atau gadget.
Kesalahan umum lain yang sering dilakukan banyak orang adalah mengabaikan gejala awal diabetes. Tanda-tanda penyakit ini sering muncul perlahan dan dianggap remeh.
DI tengah kesibukan dan gaya hidup serba cepat, banyak orang tidak menyadari bahwa sejumlah kebiasaan kecil dalam keseharian dapat memicu munculnya diabetes.
Perluasan akses penanganan diabetes perlu dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Tercatat tahun 2024 ada sekitar 28.559 orang mengidap penyakit diabetes, sedangkan di tahun 2025 ini di perkirakan mencapai 30 ribu orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved