Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PT PP (Persero) Tbk (PTPP), salah satu perusahaan konstruksi terkemuka di Indonesia, mencatat pencapaian signifikan dalam pembangunan Bali International Hospital (BIH), sebuah proyek rumah sakit berstandar internasional.
Hingga 16 Januari 2025, progres pembangunan telah mencapai 97,634%, menandai hampir selesainya salah satu proyek strategis nasional (PSN) yang berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Sanur, Bali. Proyek BIH mencakup bangunan seluas 667.465 meter persegi di atas lahan seluas 50.000 meter persegi dengan kapasitas 255 ruangan rawat inap.
Rumah sakit ini dirancang untuk memberikan layanan unggulan di lima spesialisasi utama yakni cardiology, oncology, neurology, gastroenterohepatology, dan orthopaedics (CONGO).
Menteri BUMN Erick Thohir dalam kunjungannya ke BIH beberapa waktu lalu menyampaikan kesehatan adalah salah satu hal terpenting dalam membangun manusia Indonesia. Dia mengucapkan terima kasih pada PT PP dan IHC Group yang berkomitmen menjadi bagian penting pembangunan ekosistem kesehatan di Indonesia.
Selain itu, proyek ini mengedepankan konsep ramah lingkungan dengan memperoleh sertifikasi gold dari Green Building Council Indonesia (GBCI), berkat inisiatif seperti pemanfaatan energi terbarukan, pengolahan air limbah greywater, serta ruang terbuka hijau yang mencakup lebih dari 80% total luas lahan. "Konsep keberlanjutan ini diharapkan jadi daya tarik tambahan bagi wisatawan medis yang datang ke Bali," kata Erick.
Pembangunan BIH bertepatan dengan meningkatnya arus kunjungan wisatawan ke Bali. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah wisatawan mancanegara yang datang langsung ke Bali pada periode Januari-November 2024 mencapai 5.782.260 kunjungan, angka tertinggi sejak pandemi covid-19 melanda. Pada Juni 2024 saja, tercatat sebanyak 518.819 kunjungan, meningkat 7,24% daripada bulan sebelumnya.
Direktur Utama PT Pertamina Simon Aloysius Mantiri berharap pembangunan BIH dapat menjadi leading international hospital untuk IHC Group dan semakin mendorong pertumbuhan dan kesuksesan transformasi kesehatan.
Dia mengatakan Bali kembali membuktikan dirinya sebagai destinasi wisata unggulan dunia, dengan daya tarik berupa keindahan alam, kekayaan budaya, dan keramahannya. Dengan pulihnya sektor pariwisata, Bali juga menghadapi tantangan baru untuk mengelola lonjakan wisatawan secara berkelanjutan.
Menurut dia, kehadiran BIH di tengah momentum pemulihan pariwisata Bali memberikan peluang strategis bagi pengembangan medical tourism di Indonesia. "Wisata medis tak hanya berpotensi mendiversifikasi sumber pendapatan pariwisata Bali, tapi juga memberikan manfaat langsung bagi perekonomian daerah," katanya.
Dia menambahkan dukungan PT PP dalam proyek ini menjadi bukti komitmen perusahaan untuk tidak hanya membangun infrastruktur, tapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. "Dengan berbagai peluang ini, Bali semakin mengukuhkan posisi sebagai pusat pariwisata global yang tidak hanya mengandalkan sektor rekreasi, tetapi juga layanan kesehatan unggulan yang terintegrasi dengan konsep keberlanjutan," pungkasnya. (Ant/N-2)
DIREKTUR Utama (Dirut) PT PP (Persero) Tbk (PTPP), Novel Asryad, turut buka suara mengenai rencana merger Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Karya.
DIREKTUR Utama (Dirut) PT PP (Persero) Tbk, Novel Arsyad mengungkapkan bahwa perusahaan menargetkan pendapatan atau revenue hingga Rp16 triliun untuk tahun depan.
PT PP (Persero) Tbk, perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia, terus menunjukkan komitmennya dalam membangun infrastruktur strategis nasional.
PT PP (Persero) Tbk pastikan progres 83,98% proyek Overlay Runway Selatan Bandara Soekarno-Hatta berjalan sesuai jadwal dengan kualitas tinggi.
PT PP (Persero) Tbk mencetak tonggak penting dalam pengembangan energi terbarukan lewat pengoperasian penuh Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Tolo sejak 20 Agustus 2019.
Proyek pembangunan Terowongan Jalan Sultan Alimuddin-Kakap di Samarinda telah mencapai 91,7% dan ditargetkan beroperasi pada pertengahan 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved