Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
AKIBAT diguyur hujan deras sejak Selasa (19/11) siang, Kota Semarang, Jawa Tengah, kembali terendam banjir. Sejumlah ruas jajan utama terendam banjir dengan ketinggian 20-60 centimeter hingga mengakibatkan kemacetan lalulintas cukup panjang.
Pemantauan Media Indonesia Selasa (19/11) hingga malam banjir masih merendam sejumlah ruas jalan utama Kota Semarang. Hujan deras mengguyur ibukota Jawa Tengah itu sejak siang membuat banjir terus meningkat hingga ketinggian capai 20-60 centimeter. Bahkan di sejumlah perkampungan banjir lebih tinggi lagi.
Sejumlah ruas jalan utama di Kota Semarang terendam banjir diduga akibat tidak berfungsinya drainase yakni di Jalan Gajahmada, Pattimura, Prof Hamka, MH Thamrin, Krapyak, Citarum, Pengapon, Bubakan dan Muktiharjo. Kemacetan panjang terjadi di sejumlah ruas jalan karena banyak kendaraan mogok terjebak banjir.
"Mulai sore tadi banjir semakin meninggi, bahkan banyak kendaraan mogok terutama sepeda motor karena terjebak banjir," kata Mujiat,45, seorang pengemudi di Jalan Gajahmada, Kota Semarang.
Hal serupa diungkapkan Puput, 30, seorang pegawai perusahaan yang ditemui di Jalan Pengapon, Kota Semarang, baru pulang kantor. Dia harus mencari jalan alternatif karena jalan yang biasa dilalui banjir. Namun jalan alternatif itu juga terendam banjir hingga akhirnya perjalanan lebih lama dua jam dari biasanya, apalagi sejumlah ruas jalan macet.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang Endro P Martanto mengatakan banjir melanda Kota Semarang disebabkan oleh intensitas hujan yang sangat tinggi dalam waktu singkat. Instansi instansi terkait langsung turun untuk melakukan langkah mengurangi genangan air. Selain menurunkan pompa portabel, lanjut Endro P Martanto, petugas juga membersihkan drainase yang tersumbat dan menghambat arus air. (N-)
KAI Daop 4 Semarang, Jawa Tengah, menyiapkan sebanyak 83.970 tempat duduk kereta api keberangkatan awal dari stasiun Daop 4 menjelang Tahun Baru Imlek.
Ada 10 tenant ZCorner di Universitas Wahid Hasyim Semarang yang siap melayani dan memanjakan lidah para mahasiswa.
KOTA Semarang dinilai memiliki posisi strategis serta kesiapan teknis untuk menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional XXXI Tahun 2026.
Warga terpaksa menyeberangi Sungai Beringin dengan rakit swadaya setelah jembatan penghubung ke Kampung Tambaksari ambrol diterjang banjir.
BBWS Pemali Juana Kementerian PU menyebut sedimentasi di Banjir Kanal Barat dan Timur Semarang mengkhawatirkan karena meningkatkan risiko banjir.
Rekomendasi Ombudsman RI akan diterbitkan apabila dalam tahap resolusi monitoring setiap laporan masyarakat tidak diselesaikan dalam batas waktu yang telah ditetapkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved