Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, tahun ini mencapai 1.720 kasus. Dari jumlah tersebut, terdapat 10 orang yang meninggal dunia.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Frida Laila Yahya, jumlah kasus pejangkitan DBD tersebut berdasarkan rekapitulasi data selama 10 bulan terakhir. Dia menyebut jumlah kasusnya relatif cukup signifikan.
"Kasus (DBD) selama tahun ini cukup meningkat tajam dibanding tahun sebelumnya. Jumlahnya sebanyak 1.720 kasus selama Januari-Oktober. Ada 10 kasus (meninggal dunia)," kata Frida, Selasa (12/11).
Saat ini, kata Frida, potensi penyebaran DBD cenderung meningkat. Kondisi ini dipicu perubahan iklim dari kemarau ke hujan. "Ada kewaspadaan-kewaspadaan yang harus kita lakukan," terang dia.
Cukup meningkatnya potensi penyebaran DBD saat ini karena akan banyak genangan-genangan air. Kondisi itu memicu perkembanganbiakan jentik nyamuk Aedes aegypti seandainya tak dibarengi kesadaran masyarakat menjaga lingkungan.
"Perlu terus disosialisasikan gerakan 3M plus dan pemberantasan sarang nyamuk kepada masyarakat," pungkasnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal, menambahkan terdapat potensi penyebaran penyakit yang dimungkinkan terjadi setiap pergantian musim. Karena itu, setiap tahun dinkes menyebarkan dua kali surat edaran ke setiap puskesmas sebagai upaya antisipasi.
"Setiap pergantian musim dari hujan ke kemarau atau sebaliknya, tentu kami mewaspadai penyebaran penyakit berbasis lingkungan seperti DBD, chikungunya, kolera, disentri, ataupun tipoid. Tapi untuk kolera dan disentri sudah jarang terjadi di Cianjur," kata Yusman.
Yusman menuturkan, selama ini DBD masih menjadi fokus perhatian. Pasalnya, DBD merupakan penyakit yang mengakibatkan kematian.
"Jadi kita prioritaskan penanganan dan pencegahannya agar tak menimbulkan kematian. Chikungunya penyebabnya akibat gigitan nyamuk, tapi tidak menimbulkan kematian, hanya menyebabkan disfungsi tubuh. Tetap kita waspadai," pungkasnya. (H-2)
KASUS demam berdarah di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, melonjak tajam. Dalam satu bulan sebanyak 157 warga terkena penyakit akibat gigitan nyamuk Aedes aegypti itu.
DBD kini menyerang dataran tinggi dan pelosok. Simak panduan lengkap 2026 untuk warga daerah: update Wolbachia, harga vaksin, dan alur rujukan.
Kasus DBD pada 2025 tercatat ada 70 kasus sehingga jumlah alami penurunan yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan tahun 2024.
Terdapat 160 kasus DBD pada Oktober 2025, 161 kasus pada November dan meningkat menjadi 163 kasus DBD pada Desember 2025 di Jakarta Barat.
Kasus super flu dan demam berdarah dengue (DBD) selama musim hujan menjadi perhatian khusus Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Kasus DBD pada Januari 2026 yakni dua kasus dari wilayah kerja Puskesmas Selatpanjang, satu kasus dari Puskesmas Alai dan Puskesmas Kedabu Rapat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved