Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, tahun ini mencapai 1.720 kasus. Dari jumlah tersebut, terdapat 10 orang yang meninggal dunia.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Frida Laila Yahya, jumlah kasus pejangkitan DBD tersebut berdasarkan rekapitulasi data selama 10 bulan terakhir. Dia menyebut jumlah kasusnya relatif cukup signifikan.
"Kasus (DBD) selama tahun ini cukup meningkat tajam dibanding tahun sebelumnya. Jumlahnya sebanyak 1.720 kasus selama Januari-Oktober. Ada 10 kasus (meninggal dunia)," kata Frida, Selasa (12/11).
Saat ini, kata Frida, potensi penyebaran DBD cenderung meningkat. Kondisi ini dipicu perubahan iklim dari kemarau ke hujan. "Ada kewaspadaan-kewaspadaan yang harus kita lakukan," terang dia.
Cukup meningkatnya potensi penyebaran DBD saat ini karena akan banyak genangan-genangan air. Kondisi itu memicu perkembanganbiakan jentik nyamuk Aedes aegypti seandainya tak dibarengi kesadaran masyarakat menjaga lingkungan.
"Perlu terus disosialisasikan gerakan 3M plus dan pemberantasan sarang nyamuk kepada masyarakat," pungkasnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal, menambahkan terdapat potensi penyebaran penyakit yang dimungkinkan terjadi setiap pergantian musim. Karena itu, setiap tahun dinkes menyebarkan dua kali surat edaran ke setiap puskesmas sebagai upaya antisipasi.
"Setiap pergantian musim dari hujan ke kemarau atau sebaliknya, tentu kami mewaspadai penyebaran penyakit berbasis lingkungan seperti DBD, chikungunya, kolera, disentri, ataupun tipoid. Tapi untuk kolera dan disentri sudah jarang terjadi di Cianjur," kata Yusman.
Yusman menuturkan, selama ini DBD masih menjadi fokus perhatian. Pasalnya, DBD merupakan penyakit yang mengakibatkan kematian.
"Jadi kita prioritaskan penanganan dan pencegahannya agar tak menimbulkan kematian. Chikungunya penyebabnya akibat gigitan nyamuk, tapi tidak menimbulkan kematian, hanya menyebabkan disfungsi tubuh. Tetap kita waspadai," pungkasnya. (H-2)
Terdapat 160 kasus DBD pada Oktober 2025, 161 kasus pada November dan meningkat menjadi 163 kasus DBD pada Desember 2025 di Jakarta Barat.
Kasus super flu dan demam berdarah dengue (DBD) selama musim hujan menjadi perhatian khusus Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Kasus DBD pada Januari 2026 yakni dua kasus dari wilayah kerja Puskesmas Selatpanjang, satu kasus dari Puskesmas Alai dan Puskesmas Kedabu Rapat.
DINAS Kesehatan Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, bersama Puskesmas Lewoleba melakukan tindakan pengendalian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kelurahan Lewoleba Barat, Selasa (18/11).
RUMAH Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Kota Batam mencatat 79 pasien terdiagnosis Demam Berdarah Dengue (DBD) sepanjang 2025.
KASUS demam berdarah dengue (DBD) di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, masih terus mengalami peningkatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved