Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMASUKI musim penghujan, untuk mencegah peningkatan kasus DBD di Bengkalis, Dinas Kesehatan Bengkalis mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dini terhadap penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang disebabkan oleh virus ditularkan nyamuk aedes aegypti.
Dengan peningkatan kewaspadaan itu, salah satu upaya kesiapsiagaan untuk menghadapi peningkatan kasus DBD yang berpotensi jika terjadi Kondisi Luar Biasa (KLB) DBD.
Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Bengkalis Achmad Sudirman Tavipiyono juga telah menginstruksikan tertanggal 1 Oktober 2024 kepada Camat, Kepala UPT Puskesmas dan Kades/Lurah se-Kabupaten Bengkalis untuk melakukan langkah-langkah antisipatif, antara lain, melakukan gerakan 1 rumah 1 jumantik (G1R1J), 1 perkantoran, sekolah dan tempat-tempat umum.
Baca juga : 817 Kasus DBD Terjadi di Trenggalek, Dinkes Trenggalek Mitigasi Wabah Jelang Musim Penghujan
Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Bengkalis Achmad Sudirman Tavipiyono mendorong upaya pergerakan masyarakat dalam Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan melakukan 5M Plus.
Pemkab juga mengorong untuk meningkatkan surveilans kasus dan faktor resiko terhadap kejadian-kejadian DBD, melalui kegiatan pemantauan jentik secara berkala.
Meningkatkan keaktifan kader Jumantik, mengaktifkan tim gerak cepat di UPT Puskesmas dan tenaga surveilans.
Baca juga : 254 Kasus DBD di Bengkulu, Dinkes Bengkulu Gelar Sosialisasi Pencegahan DBD
Pemerintah juga membuat peta wilayah kejadian kasus penyakit DBD, memperhatikan ketersediaan logistik DBD, UPT. Puskesmas agar melakukan langkah koordinasi dengan Camat, Lurah/Kades, serta pelaksanaan foging fokus dilakukan harus didahului dengan hasil penilaian dan memenuhi syarat yang diberlakukan.
"Saat ini musim penghujan karena itu kita mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit DBD dan menjaga lingkungan serta mengantisipasi populasi nyamuk penyebab DBD," imbau Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Bengkalis, Ermanto, SKM, MKM melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Irawadi, SKM, MKM, Senin (7/10/24).
Pencegahan penyakit DBD dengan cara displin dalam melaksanakan 3M plus. Menguras, menutup, dan mengubur serta memakai minyak anti nyamuk, kelambu dan lain sebagainya.
Demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti atau Aedes albopictus. Gejala utama DBD adalah demam tinggi mendadak hingga 39°C, yang diikuti dengan nyeri kepala, nyeri otot dan sendi, mual, dan muntah. (H-2)
KASUS demam berdarah di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, melonjak tajam. Dalam satu bulan sebanyak 157 warga terkena penyakit akibat gigitan nyamuk Aedes aegypti itu.
DBD kini menyerang dataran tinggi dan pelosok. Simak panduan lengkap 2026 untuk warga daerah: update Wolbachia, harga vaksin, dan alur rujukan.
Kasus DBD pada 2025 tercatat ada 70 kasus sehingga jumlah alami penurunan yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan tahun 2024.
Terdapat 160 kasus DBD pada Oktober 2025, 161 kasus pada November dan meningkat menjadi 163 kasus DBD pada Desember 2025 di Jakarta Barat.
Kasus super flu dan demam berdarah dengue (DBD) selama musim hujan menjadi perhatian khusus Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Kasus DBD pada Januari 2026 yakni dua kasus dari wilayah kerja Puskesmas Selatpanjang, satu kasus dari Puskesmas Alai dan Puskesmas Kedabu Rapat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved