Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBIJAKAN Bebas Visa Kunjungan (BVK) untuk pemegang Permanent Resident (PR) Singapura belum memberikan dampak signifikan terhadap kunjungan ke Batam. Data menunjukkan dampaknya baru mencapai sekitar 1% dari total kunjungan wisatawan asing.
Kepala Seksi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Kharisma Rukmana mengatakan, sejak diberlakukan hingga akhir Oktober 2024, hanya 737 pemegang PR Singapura yang masuk melalui 6 Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) di Batam.
"Berdasarkan koordinasi dengan bidang terkait, dampaknya dalam menggenjot pariwisata masih landai, belum sesuai target yang diharapkan pemerintah," kata dia, Rabu (5/11).
Meski mendapat fasilitas bebas visa, Kharisma menegaskan bahwa pemegang PR Singapura tetap harus mengikuti prosedur pemeriksaan standar seperti penumpang lainnya. Perbedaannya hanya pada pemberian izin tinggal yang berlaku selama 4 hari di Indonesia.
Data Imigrasi mencatat total kunjungan warga asing ke Batam periode Januari hingga Oktober 2024 mencapai 1.058.482 orang. Pengunjung masih didominasi warga negara Singapura, diikuti Malaysia, India, dan Tiongkok.
Kebijakan BVK ini didasari Surat Edaran Dirjen Imigrasi Nomor IMI-940.GR.01.01 Tahun 2024 tentang Pemeriksaan Keimigrasian bagi Subjek BVK Pemegang PR Negara Singapura yang terbit pada 8 Oktober 2024.
Sebelum kebijakan ini berlaku, pemegang PR Singapura harus membayar Visa on Arrival (VOA) sebesar Rp500.000 untuk kunjungan 30 hari. Dengan jumlah 737 pengunjung PR Singapura saat ini, tercatat ada potensi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp368 juta yang tidak terealisasi.
Meski demikian, pihak Imigrasi tetap optimistis kebijakan ini akan berdampak positif bagi sektor pariwisata Batam dalam jangka panjang, seiring dengan upaya promosi dan peningkatan fasilitas wisata di kota tersebut. (N-2)
KUNJUNGAN wisatawan mancanegara (wisman) ke Kota Batam sepanjang 2025 menunjukkan fluktuasi dari bulan ke bulan.
Lonjakan kunjungan wisatawan terjadi di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.
Kunjungan wisatawan yang cukup ramai yakni di dua objek wisata seperti di Daya Tarik Wisata (DTW) Gunung Padang serta di Pantai Padang.
PT Taman Impian Jaya Ancol (TIJA) Tbk mencatat total kunjungan wisatawan ke kawasan Ancol mencapai 43.500 orang pada libur Hari Raya Natal 2025, Kamis (25/12).
WISATA Pemandian Air Panas Alam Sari Ater, Subang, Jawa Barat, menjadi salah satu yang selalu dipadati wisatawan saat libur Natal. Namun, tahun ini terjadi penurunan jumlah kunjungan.
Pengelola objek wisata mencatat jumlah kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara pada liburan Natal mengalami peningkatan sejak empat hari terakhir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved