Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) NTT, bersama Korwas Polda NTT dan penyidik Kejati NTT, Rabu (9/10), menyerahkan tersangka berinisial RA kepada Kejaksaan Negeri Lembata untuk di sidang di Pengadilan Negeri Lembata.
RA ditetapkan sebagai tersangka karena diduga menjual 25 item produk kosmetik tanpa izin edar. Tersangka langsung ditahan di rutan Lembata selama 20 hari sambil menanti Persidangan di PN Lembata. Tersangka diduga melanggar Pasal 435 UU Kesehatan Nomor 23 tahun 2023, dengan ancaman pidana 12 tahun penjara.
Kepala Kejaksaan Negeri Lembata, Rabu (9/10) Yupiter Selan mengatakan, kasus ini menjadi kasus perdana penindakan hukum pelanggaran UU Kesehatan di NTT.
Ia menandaskan, tersangka sudah diperingatkan untuk tidak mengedarkan kosmetik tanpa izin edar pada periode pemeriksaan BPOM NTT pada 2023 silam. Namun hingga periode pemeriksaan pada 2024, masih ada 25 item kosmetik tanpa izin edar di etalase penjualan toko kosmetiknya.
"Penetapan tersangka oleh penyidik Kejaksaan Tinggi Kupang. Namun karena lokus dan tempus delikti berada di Lembata, sehingga proses persidangan dilimpahkan ke Kejari Lembata. Tersangka RA kami tahan selama 20 hari sambil menanti persidangan di Pwngadilan Negeri Lembata," ungkap Kajari Lembata, Yupiter Selan. (N-2).
Asap kawah terlihat berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tipis hingga sedang dan ketinggian sekitar 10 hingga 100 meter dari puncak.
Meski pengetahuan tinggi, sikap menghindari orang yang hidup dengan HIV (ODHIV) juga sangat tinggi.
Petugas Pos Pengamat Gunung Lewotolok, Syawaludin, mengatakan gunung dengan ketinggian 1.423 meter di atas permukaan laut itu masih berada pada status Siaga atau Level III.
Perlindungan satwa adalah bagian tak terpisahkan dari mitigasi bencana dan keseimbangan ekosistem.
Badan Geologi Kementerian ESDM menaikkan status aktivitas gunung tersebut dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) sejak Minggu (18/1) pukul 11.00 Wita.
Aktivitas erupsi ini terekam dengan amplitudo maksimum mencapai 36,2 mm dan durasi sekitar 1 menit 25 detik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved