Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG penumpang kapal bernama Hernis,69, dikabarkan loncat dari kapal yang ditumpanginya di Selat Makassar, tepatnya Perairan Mamuju, Sulawesi Barat, setelah berlayar dari Balikpapan, Kalimantan Timur.
Humas Basarnas Mamuju Devis Weken, Rabu (9/10), mengungkapkan, penumpang kapal tersebut menggunakan Kapal Feri Laskar Pelangi tujuan Pelabuhan Feri Simboro, Mamuju.
"Korban yang merupakan warga Kabupaten Mamasa, Sulbar itu, meloncat Selasa (8/10) kemarin, sekitar pukul 18.00 Wita, 20 mil laut dari pelabuhan tujuan," ungkap Devis.
Baca juga : WNA Tanpa Identitas Dievakuasi dari Tebing Uluwatu dalam Kondisi Meninggal
Saat ini, masih terus dilakukan operasi pencarian terhadap korban oleh Tim SAR gabungan, yang berangkat dari Pelabuhan TPI Mamuju.
"Peralatan sar yang digunakan untuk melakukan pencarian korban lompat dari atas kapal Feri, yaitu Rigid Inflatable Boat (RIB). Tim juga melakukan penyisiran di sekitar lokasi korban lompat dari atas kapal," lanjut Devis.
Selain melakukan pencarian korban lompat dari atas kapal, tim sar juga akan melakukan pencarian terhadap seorang nelayan yang hilang di Perairan Tambi.
"Korban korban dikabarkan hilang saat terjatuh di atas kapal nelayan miliknya pada saat mencari ikan di atas rumpon. Pencarian korban sudah dilangsungkan sejak.dua hari ini," tambah Devis.
Operasi pencarian dua korban yang hilang di Perairan Mamuju tersebut akan dilangsungkan secara bersamaan. Tim sar akan melakukan penyisiran di lokasi dua korban dinyatakan hilang tersebut. (Z-9)
Adapun operasi SAR yang menjadi perhatian masyarakat antara lain kecelakaan pesawat pada 3 Agustus 2025 terhadap pesawat latih PK-S126 yang jatuh di Desa Benteng, Ciampea.
Baznas melalui Baznas Tanggap Bencana (BTB) bergerak cepat melakukan evakuasi warga yang terjebak banjir di sejumlah wilayah di Kota Tangerang dan Kabupaten Karawang.
Pemkot Bandung memberi bantuan yang difokuskan pada upaya evakuasi korban serta operasional dapur umum bagi warga terdampak bencana longsor di Cisarua
Ia mengatakan dua korban diduga tertimbun longsor saat bekerja di area pertanian/perkebunan dan jauh dari pemukiman penduduk.
Pemerintah daerah telah menetapkan Status Tanggap Darurat sejak 23 Januari 2026 selama 14 hari guna memastikan penanganan dilakukan secara cepat, terpadu, dan terkoordinasi.
Kru kapal tersebut yakni Sriram Veeramani Krishnan (L/43) merupakan WNA asal India yang mengalami gangguan kesehatan saat berlayar.
Pemantauan melalui CCTV secara berkala setiap empat jam dilakukan di area terminal penumpang, dermaga, ruang tunggu, dan akses keluar-masuk pelabuhan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved