Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
STASIUN Meteorologi dan Geofisika El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengeluarkan peringatan dini angin kencang berkecepatan 19-46 kilometer per jam pada Sabtu (31/8).
Deerah yang berpotensi dilanda angin kencang ialah Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Rote Ndao, Sabu Raijua dan sebagian Pulau Sumba.
"Wilayah NTT berada pada musim kemarau. Pertumbuhan awan menurun dan angin monson timur masih aktif. Waspadai potensi angin kencang yang sifatnya kering di musim kemarau yang berpotensi menyebabkan meluasnya kebakaran hutan dan lahan di NTT," kata Kepala Stasiun Meteorologi dan Geofisika El Tari Kupang Sti Nenot'ek.
Aktifnya muson timur dan besarnya perbedaan gradient tekanan antara Australia-Asia menyebabkan peningkatan kecepatan angin di wilayah NTT. Bahkan, kecepatan angin bisa mencapai 20-60 kilometer per jam hingga 5 September 2024.
Sti mengatakan, antara 3-5 September, ada potensi kabut di wilayah Kabupaten Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara hingga Belu, dan pada saat yang potensi kabut melanda Manggarai, Ngada dan Ende. (Z-11)
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sulawesi Selatan hari ini, 6 Maret 2026. Makassar dan sekitarnya berpotensi hujan lebat hingga 13:10 WITA.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Riau yang diprediksi berlangsung hingga pukul 13.00 WIB, Jumat (6/3).
CUACA ekstrem yang ditandai dengan hujan lebat disertai angin kencang melanda Banyumas, Jawa Tengah pada Rabu (4/3) petang.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia pada periode 5–8 Maret 2026 didominasi hujan ringan hingga sedang.
Berdasarkan data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung, tercatat sedikitnya 16 titik kejadian pohon tumbang dan dampak angin kencang
BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi hujan disertai kilat dan angin kencang di Jabodetabek hari ini. Cek jadwal dan wilayah terdampak di sini.
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengungkapkan fenomena hujan deras di musim kemarau yang terjadi belakangan ini bukanlah anomali iklim.
Angin muson dibagi menjadi dua jenis yakni angin muson barat dan angin muson timur. Berikut penjelasan proses dari kedua jenis angin muson.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved