Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) serta Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalsel, menegaskan komitmennya untuk memastikan bahwa program perencanaan nasional bersinergi dan terintegrasi secara menyeluruh.
Baca juga : Kalsel Siap Menjadi Gerbang Logistik untuk Pembangunan Kawasan Regional Kalimantan
Hal ini disampaikan dalam acara Focus Group Discussion (FGD) mengenai Arah Pembangunan dan Indikator Pembangunan Sektor Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.
Direktur Ketenagalistrikan, Telekomunikasi, dan Informatika Kementerian PPN/Bappenas Taufiq Hidayat Putra menyampaikan, RPJMN 2025-2029 dirancang berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045 dengan dasar hukum Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.
“Dokumen perencanaan ini akan menjadi platform bersama bagi semua pemangku kepentingan utama, guna memastikan bahwa semua upaya dan program menuju perencanaan nasional bersinergi, selaras, dan saling mendukung di bawah pola persepsi dan perilaku yang terpadu,” ujar Taufiq, Minggu (17/8).
Baca juga : Masyarakat Perlu Sebarkan Literasi Digital dalam Lingkup Keluarga
Taufiq menekankan pentingnya peran TIK sebagai enabler dalam pembangunan nasional, seraya mengakui adanya tantangan dalam penyelarasan kebijakan antara pusat dan daerah, serta disparitas infrastruktur TIK yang mempengaruhi akurasi pengukuran indikator pembangunan.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Kalsel Muhamad Muslim, mengungkapkan bahwa Kalimantan Selatan telah mencatatkan pertumbuhan indeks TIK selama tiga tahun terakhir, meskipun terdapat perlambatan pada tahun 2022.
Ia menekankan perlunya intervensi strategis, termasuk peningkatan literasi digital dan penetrasi jaringan fixed broadband di daerah-daerah padat penduduk.
Baca juga : Anggota DPR RI Kawal Pembangunan Stadion Olahraga di Banjarbaru
“Rekomendasi intervensi yang perlu dilakukan untuk meningkatkan IPTIK Kalimantan Selatan yaitu meningkatkan literasi digital masyarakat yang dapat meningkatkan penggunaan internet termasuk dalam mendapatkan layanan publik. Selain itu, kami juga akan menyusun strategi peningkatan penetrasi jaringan fixed broadband dan mendorong peningkatan lama sekolah di daerah-daerah pinggiran,” jelas Muslim.
Selain itu, Muslim menekankan pentingnya kebijakan dan regulasi yang mendukung pengembangan infrastruktur TIK, serta memberikan insentif bagi perusahaan yang berinvestasi di sektor ini.
Langkah-langkah ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi digital dan memperkuat fondasi pembangunan TIK di Kalimantan Selatan.
“Kami juga akan menggerakkan program pelatihan untuk meningkatkan keterampilan TIK di kalangan tenaga kerja, serta memberikan dukungan kepada Pemda melalui kebijakan dan regulasi yang mendukung pengembangan infrastruktur TIK,” tambahnya.
Diskominfo Kalsel optimis bahwa upaya yang terpadu dan berkesinambungan ini akan memperkuat sinergi antara perencanaan nasional dan daerah, sekaligus mendorong percepatan pembangunan sektor TIK di Kalimantan Selatan. (RO/Z-10)
Ia menilai pesan utama Prabowo adalah penguatan postur pertahanan sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap negara.
DEWAN Pimpinan Pusat Generasi Muda Pembaharu Indonesia (Gempar Indonesia) mendesak pemerintah untuk mengakselerasi pembangunan di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).
SELAMA ini kita terlalu sering memaknai pembangunan sebagai pembangunan fisik: jalan, jembatan, gedung, kawasan industri, dan infrastruktur digital, tapi melupakan manusia
WAKIL Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, mengatakan landasan kerja yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan harus menjadi acuan para pemangku kepentingan dalam pembangunan.
Salah satu dari empat tokoh tersebut berasal dari Indonesia adalah Marine Novita (Co-founder MilikiRumah)
Di tengah upaya pembangunan SDGs, muncul pertanyaan penting mengenai bagaimana sumber daya dapat dimobilisasi untuk menutup kesenjangan pembangunan
Acara edukasi ini fokus literasi digital, pelindungan anak, dan produksi konten kreatif bertanggung jawab di era AI.
Menkomdigi Meutya Hafid menegaskan pers harus menjaga kepercayaan publik di tengah disinformasi dan AI. Kolaborasi media, pemerintah, dan platform digital jadi kunci ruang informasi sehat.
Mahasiswa Pascasarjana Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana menggelar edukasi Pemasaran dan Digital Branding bagi UMKM untuk siswa SMA Negeri 1 Jatiluhur.
Penulis KBM App manfaatkan teknologi AI sebagai asisten pribadi di Korea Selatan, mulai dari deteksi kandungan halal hingga terjemahan bahasa Hangeul secara real-time.
LITERASI digital tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga dengan kecakapan memahami dan mengkritisi narasi yang beredar di ruang digital.
Penguatan literasi digital merupakan investasi strategis jangka panjang bagi masa depan bangsa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved