Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pengusahaan Batam memastikan operasional Terminal Ferry Internasional Batam Center berjalan normal. Data yang dihimpun pascapengoperasian oleh PT Metro Nusantara Bahari menunjukkan terdapat 3.300 penumpang berangkat dan 4.200 penumpang datang pada Jumat (2/8) melalui Terminal Ferry Internasional Batam Center.
Sedangkan, pada Sabtu (3/8), tercatat 3.300 orang meninggalkan Batam menuju Singapura dan Malaysia sedangkan jumlah penumpang yang datang melalui Terminal Ferry Internasional Batam Center mencapai 4.000 orang.
Direktur Badan Usaha Pelabuhan BP Batam Dendi Gustinandar menyatakan data tersebut menunjukkan operasional keberangkatan dan kedatangan kapal tetap berjalan seperti biasanya.
Baca juga : BP Batam dan PT Metro Nusantara Bahar Teken Kerja Sama Pelabuhan Batam Centre
“Operasional Terminal Ferry Internasional Batam Center tetap berjalan lancar. Kunjungan kapal juga normal dalam 2 hari ini (Jumat dan Sabtu) terdapat 118 kapal berangkat dan 168 kapal datang dengan tujuan Malaysia dan Singapura dengan rincian 72 kapal datang dan 72 kapal berangkat pada hari Jumat, sedangkan data pada hari Sabtu menujukkan terdapat 46 kapal yang berangkat dan 96 kapal yang datang melalui Terminal Ferry Internasional Batam Center,” ujar Dendi dalam keterangan resmi, Minggu (4/8).
Ia menambahkan dari sisi parkir, PT Metro Nusantara Bahari juga tengah menyiapkan sistem parkir otomatis yang sudah diuji coba mulai Sabtu (3/8).
Pada Minggu (4/8), pengendara yang masuk sudah dilayani mesin parkir secara otomatis meski masih dibantu oleh petugas di area gerbang masuk.
“Kami terus mengevaluasi pelayanan yang diberikan oleh mitra pengelola. Masukan demi masukan yang diberikan penumpang menjadi semangat kami untuk memberikan pelayanan yang terbaik,” tandas Dendi. (RO/Z-1)
PT ASDP Indonesia Ferry membuka kembali layanan penyeberangan kapal feri rute Bengkulu-Enggano.
Menhub Dudy Purwagandhi mengunjungi pelabuhan Bakauheni Lampung untuk memastikan kelancaran pelayanan angkutan barang dan kendaraan saat arus balik Lebaran 2025.
Guna mengantisipasi lonjakan penumpang jelang perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) di Pelabuhan Mentok, Bangka Barat, PT ASDP Cabang Bangka menyiapkan 16 armada kapal feri.
KAPAL Feri mewah, KMP. Dharma Rucitra 8 bakal melayari rute Kupang-Ende-Labuan Bajo mulai 7 Oktober 2024.
Mesin RVM ini bagian komitmen ASDP dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya mencegah sampah plastik dari masyarakat berakhir di laut.
Berbagai fasilitas pendukung telah disediakan, antara lain ruang laktasi, toilet khusus perempuan dan anak, ruang bermain anak, serta fitur KAI Female Seat Map
Personel profesional ditugaskan untuk memastikan keamanan pemudik maupun awak bus hingga 5 Januari 2026 mendatang.
Kepala Dishub Kota Bekasi Zeno Bachtiar memastikan seluruh armada yang beroperasi di Terminal Induk Kota Bekasi dalam kondisi siap melayani penumpang.
Kepala Terminal BRPS Pekanbaru Bambang Armanto mengatakan peningkatan jumlah kedatangan dan keberangkatan penumpang belum terjadi.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina, Muhammad Baron turut buka suara terkait dengan keterlibatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam menjaga industri strategis nasional
Kedelapan terminal penumpang itu antara lain berada di Tanjungpinang, Sibolga, Tanjung Balai Karimun, Tanjung Emas, Gresik, Lembar, Bima dan Parepare.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved