Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PESTA "Mangalahat Horbo" merupakan suatu kearifan lokal budaya Batak, tradisi yang digelar sebagai ungkapan ucapan syukur dengan persembahan tertinggi kepada "Debata Mulajadi Nabolon" atau Tuhan Yang Maha Kuasa.
Bupati Samosir Vandiko T. Gultom mengapresiasi acara tersebut dan menyampaikan ucapan selamat kepada Op. Martupa Malau/Simarmata dan seluruh pomparan atas pelaksanaan pesta Mangalahat Horbo.
Sebagai titik awal peradaban bangsa Batak, Vandiko menegaskan bahwa pemerintah dan masyarakat harus terus mempertahankan warisan budaya seperti ini.
Baca juga : Sudah Bisa di Tonton di Bioskop, Film Harta Tahta Boru Ni Raja Hadirkan Kearifan Lokal Batak
"Lanjutkan apa yang menjadi tradisi kita supaya semakin nyata Samosir sebagai titik awal bangsa Batak", ungkap Vandiko saat Pesta Mangalahat Horbo Op. Martupa Malau/Simarmata dohot pomparanna di Pea Tambok Desa Salaon Tongatonga, Kabupaten Samosir, Kamis (11/7).
Terkait pembangunan di Kenegerian Salaon, dia menyampaikan bahwa pembangunan sepanjang jalan protokol pada tahun 2023 sudah dilakukan dengan nilai Rp 20 miliar dan masyarakat sudah dapat merasakannya.
"Pada tahun 2024 ini tidak berhenti, kami tetap melanjutkan pembangunan jalan dari Salaon menuju Ronggurnihuta senilai 9 Milyar rupiah. Inilah yang bisa kami persembahkan bagi masyarakat kenegerian Salaon", kata Vandiko.
Kedepan, dengan adanya perwakilan rakyat dari Salaon diharapkan akan terjalin kerja sama agar lebih banyak lagi pembangunan di Salaon, kerja sama eksekutif dengan putra Salaon di legislatif.
Vandiko juga memuji bakat seni yang dimiliki masyarakat Salaon. "Banyak pelaku seni atau pargossi, semoga dapat diteruskan supaya nama Salaon semakin terkenal", ucap Vandiko.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved