Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
KERATON Yogyakarta menjadi peninggalan sejarah yang populer di kalangan wisatawan. Di tempat ini, wisatawan dapat melihat banyak kekayaan budaya, nilai seni, dan jejak sejarah yang masih dilestarikan hingga saat ini..
Pengageng KHP Nitya Budaya Keraton Yogyakarta, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Bendara menyampaikan, hingga saat ini, Keraton Yogyakarta selalu menjadi salah satu destinasi tujuan wisatawan, baik dari dalam negeri maupun mancanegara.
"Biasanya, kunjungan wisatawan di sini (Keraton Yogyakarta) ramai saat pagi (hingga menjelang siang)," kata GKR Bendara, Kamis (6/7), di Bale Raos, Keraton Yogyakarta. Ada tiga lokasi tempat wisata yang ada di Keraton Yogyakarta, yaitu Tamansari, Cepuri, dan Wahanarata.
Baca juga : Kunjungan Wisatawan ke Rumah Bung Karno Meningkat
Secara bertahap, kata GKR Bandara, pihaknya tengah merancang agar wisatawan bisa lebih mengeksplorasi pengalaman di Keraton Yogyakarta secara lebih mendalam (deep experience).
"Wisatawan akan bisa lebih mengeksplorasi deep experience, tidak hanya foto-foto," kata dia.
Saat ini, pihaknya sedang membuat test tour Keraton Yogyakarta untuk paket delapan jam. Wisatawan tidak hanya mengunjungi Keraton Yogyakarta, tetapi dipaketkan dengan desa wisata sesuai dengan tema yang dipilih wisatawan.
Baca juga : Libur Panjang, Masjid Baiturrahman Diserbu Wisatawan
"Ada storytelling yang disampaikan sesuai tema, misalnya botanical, arsitektural, menulis jawa, hingga experience menjadi abdi dalem," kata dia. Langkah tersebut sekaligus disinergikan dengan Sumbu Filosofi Yogyakarta yang sudah menjadi warisan budaya dunia tak benda oleh UNESCO.
Kawasan Keraton Yogyakarta dibangun oleh Sultan Hamengkubuwono I dengan konsep tata ruang yang mengandung filosofi syarat akan makna. Oleh karena itu, kawasan ini perlu dilestarikan keasliannya..
Dengan luas 14.000 meter persegi, lokasi wisata Keraton Yogyakarta terbagi menjadi beberapa kompleks berarsitektur indah campuran Portugis, Belanda, dan China. Di Keraton ini, pengunjung juga dapat melihat para Abdi Dalem yang bertanggung jawab atas segala urusan operasional Kesultanan.
Baca juga : Unfading Memoirs, Kerja Sama KC Global Media dan Tourism Malaysia
Pesona Keraton Yogyakarta dan kawasan di sekitarnya turut berperan dalam peningkatan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta di tahun 2023 yang mencapai sekitar 46% yoy. Melalui inovasi digitalisasi dan kerja sama dengan Keraton Yogyakarta, Traveloka berupaya mendukung pemerintah dalam mengembangkan Yogyakarta sebagai salah satu Destinasi Super Prioritas di Indonesia dengan memberikan wisatawan berbagai kemudahan dalam merencanakan perjalanan.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah lewat kerja sama Traveloka dan Keraton Yogyakarta untuk mempromosikan kekayaan warisan budaya Keraton lewat digitalisasi pariwisata. Kerja sama ini sekaligus bertujuan untuk mendorong digitalisasi pariwisata di wilayah Keraton Yogyakarta.
"Melalui kolaborasi strategis ini, Traveloka berkomitmen untuk mempromosikan Yogyakarta sebagai salah satu destinasi utama dengan kekayaan warisan budaya dan sejarah di Indonesia kepada wisatawan domestik dan global," terang Iko Putera, CEO of Transport Traveloka di Keraton Yogyakarta, Rabu (6/6).
(Z-9)
Pulau Sumba semakin mengukuhkan posisinya sebagai destinasi unggulan pariwisata Indonesia.
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki, Mehmet Nuri Ersoy, mengungkapkan bahwa negara tersebut berhasil menyambut 64 juta pengunjung sepanjang 2025.
Pemerintah Daerah Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta menargetkan kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, bertransformasi menjadi kawasan pedestrian penuh mulai 2026.
Industri pariwisata Bali bersiap menghadapi lonjakan permintaan akomodasi pada Maret 2026 seiring berdekatanÂnya Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri.
Ia menekankan bahwa kualitas fasilitas mencerminkan pengelolaan kawasan.
Hal yang sering sekali terlihat kurang dalam pemanfaatan cagar budaya disebabkan oleh titik berat dan bobotnya lebih berat kepada komersialisasi pariwisata.
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki, Mehmet Nuri Ersoy, mengungkapkan bahwa negara tersebut berhasil menyambut 64 juta pengunjung sepanjang 2025.
Program Stay 24 Hours diberlakukan selama 1 hingga 28 Februari 2026 sebagai promosi awal, seiring dengan pertama kalinya inovasi layanan ini digencarkan oleh Next Hotel Yogyakarta
Kolaborasi lintas pelaku industri pariwisata dinilai berperan dalam memperluas akses wisatawan Indonesia ke berbagai destinasi regional.
Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Lampung, total kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara mencapai 24.702.664 orang, atau meningkat 53,50 persen dibandingkan 2025.
Arus wisatawan ke Ragunan sudah mulai terlihat sejak hari pertama libur panjang dan bertahan pada tren yang stabil hingga akhir pekan.
Tokyo, Osaka, dan Sapporo masih menjadi primadona bagi wisatawan asal Indonesia saat berkunjung ke Jepang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved