Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
JUMLAH wisatawan yang akan mengunjungi Candi Borobudur saat libur Hari Raya Tri Suci Waisak 2568 BE/2024 masehi diprediksi capai 300 ribu wisatawan. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menuturkan Candi Borobudur, kembali menjadi lokasi puncak perayaan ibadah para umat Buddha tahun ini, sehingga menarik wisatawan untuk hadir di lokasi tersebut.
"Atas arahan bapak Presiden untuk memajukan pariwisata di bidang wisata religi, dan target 200 ribu sampai 300 ribu peserta wisatawan yang akan berkumpul di destinasi Super Prioritas Borobudur," ungkap Sandiaga saat Penyambutan Bhikkhu Thudong menuju Candi Borobudur, di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Selasa, 14 Mei 2024.
Jumlah wisatawan tersebut, turut berpengaruh pada tingkat keterisian penginapan di sekitaran Candi Borobudur hingga wilayah Yogyakarta.
Baca juga : Angka Wisatawan ke Candi Borobudur Ditargetkan Naik 5% Selama Libur Lebaran
"Setiap acara Waisak ini seluruh hotel, homestay sampai desa-desa wisata di sekeliling balkondes yang ada di seputaran Borobudur habis terpesan dan ini membuka lapangan kerja dan kesejahteraan bagi masyarakat," ungkapnya.
Sementara Direktur Pemasaran dan Program Pariwisata InJourney, Maya Watono, mengungkapkan pada momen Waisak tahun ini berdasarkan informasi awal yang diterimanya, penginapan di sekitaran Candi Borobudur mayoritas dipenuhi wisatawan domestik.
"Memang saat ini sebagian besar pengunjung masih dalam domestik. Jadi pergerakan wisatawan domestik," ujar Maya.
Meski demikian, lanjut Maya, dirinya juga sudah mengantongi informasi akan banyaknya minat dari wisatawan mancanegara untuk menghadiri perayaan Hari Tri Suci Waisak 2024 di Candi Borobudur.
"Tapi sudah ada banyak sekali interest dari internasional. Kami mendapatkan interest dari Thailand, Vietnam, China, dan Korea. Jadi harapannya untuk kedepannya ini bisa menjadi katalis membawa wisatawan internasional masuk ke Indonesia," imbuhnya. (Z-8)
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki, Mehmet Nuri Ersoy, mengungkapkan bahwa negara tersebut berhasil menyambut 64 juta pengunjung sepanjang 2025.
Program Stay 24 Hours diberlakukan selama 1 hingga 28 Februari 2026 sebagai promosi awal, seiring dengan pertama kalinya inovasi layanan ini digencarkan oleh Next Hotel Yogyakarta
Kolaborasi lintas pelaku industri pariwisata dinilai berperan dalam memperluas akses wisatawan Indonesia ke berbagai destinasi regional.
Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Lampung, total kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara mencapai 24.702.664 orang, atau meningkat 53,50 persen dibandingkan 2025.
Arus wisatawan ke Ragunan sudah mulai terlihat sejak hari pertama libur panjang dan bertahan pada tren yang stabil hingga akhir pekan.
Tokyo, Osaka, dan Sapporo masih menjadi primadona bagi wisatawan asal Indonesia saat berkunjung ke Jepang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved