Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
BELASAN petak toko di Blok A Pasar Raya, Kota Padang terbakar pada Selasa (7/5). Api baru bisa dipadamkan setelah dilakukan upaya pemadaman sekitar lima jam.
Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono menyampaikan, sampai saat ini belum diketahui penyebab pasti kebakaran tersebut.
Kini, Polda Sumbar melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran di Blok A, Pasar Raya Kota Padang
Baca juga : Pasar Raya Padang Terbakar
"Kita masih menyelidiki penyebab kebakaran ini, banyak informasi yang akan kita kumpulkan dan selidiki, apa yang menyebabkan kebakaran, kita tidak sekedar asumsi," kata Irjen Pol. Suharyono.
Irjen Pol. Suharyono mengatakan, penyelidikan akan dilakukan dengan profesional sesuai dengan keilmuan, untuk mendapatkan informasi yang akurat.
Ia menjelaskan, yang terbakar merupakan toko milik perorangan, berupa gudang yang menyimpan barang-barang mainan untuk diperjualbelikan di pasar, seperti mainan anak, ada terpal, plastik, dan lainnya.
Baca juga : Kebakaran Hebat Hanguskan Gudang Barang Plastik di Cikarang
"Ada beberapa gudang, bukan hanya milik satu orang, tapi mungkin lebih tiga orang. Semuanya ada 14 petak di lima lokasi," ujarnya.
Beruntung tidak ada korban jiwa akibat kebakaran ini, hanya kerugian material yang menurut dugaan awal pemilik toko lebih dari Rp3 miliar.
Meskipun begitu, angka tersebut masih perkiraan awal, karena belum dilihat apa barang-barang di dalamnya masih ada yang tersisa atau terbakar.
"Tapi kita bisa menduga kalau kebakaran lebih tiga jam, situasi dan kondisi seperti ini seluruhnya terbakar," ungkapnya.
Disamping itu, pihaknya juga mengamankan lokasi kebakaran bersama TNI, damkar, Satpol PP dan warga termasuk menjaga barang-barang di sekitar lokasi kebakaran. (YH/Z-7)
Revitalisasi mesti diarahkan pada konsep pengembangan kawasan berorientasi transit atau Transit-Oriented Development (TOD).
Kondisi ini tidak hanya merusak estetika pasar, tetapi juga mulai mengancam kesehatan pedagang dan pengunjung.
Holding UMKM Expo 2025 bertema "Ekosistem Bisnis UMKM Kuat, Siap Menjadi Jagoan Ekspor” menjadi wadah yang sangat baik untuk perkembangan UMKM.
Pasokan sering kosong karena tidak adanya panen di sejumlah sentra pertanian akibat intensitas hujan tinggi.
SEJUMLAH pedagang mengeluhkan harga sejumlah komoditas pangan yang masih mahal saat Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka mengunjungi Pasar Jagasatru.
Keterbatasan pada aspek kemasan, pengelolaan merek, dan strategi pemasaran membuat produk unggulan desa tersebut belum mampu bersaing di pasar modern maupun digital.
Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus mendorong percepatan penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana alam.
KEBUTUHAN akan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana di Kota Padang terus meningkat seiring berulangnya banjir yang melanda wilayah tersebut.
Akses utama ke kawasan terdampak banjir bandang bulan lalu di Batu Busuk itu kini terputus karena banjir susulan.
PEMERINTAH Kota Padang akhirnya mencairkan Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi korban terdampak banjir yang terjadi akhir November lalu.
Berdasarkan pantauan di lapangan, pengerjaan penambalan jalan ini telah menyasar beberapa lokasi strategis dalam beberapa hari terakhir.
Upaya pemulihan ini tidak hanya terpusat di satu titik, melainkan tersebar di berbagai wilayah lain yang terdampak bencana.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved