Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA esktrem tetap mengancam sebagian wilayah di Jawa Tengah (Jateng) hingga akhir Februari mendatang. Daerah diminta untuk waspada menghadapi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, petir dan kilat serta angin kencang.
Dalam keterangan tertulisnya, Kepala Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Yoga Sambodo mengatakan bahwa hingga akhir Februari, masih ada potensi cuaca ekstrem. "Cuaca ekstrem ditandai dengan hujan deras yang disertai petir serta angin kencang. Ini perlu diwaspadai oleh masyarakat di sejumlah wilayah di Jateng," jelasnya pada MInggu (25/2).
Menurutnya, cuaca ekstrem berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi. Baik itu banjir, longsor, tanah bergerak atau angin kencang. Ada beberapa daerah yang perlu waspada. Misalnya pada Senin (26/2), daerah yang harus siap siaga adalah Banjarnegara, Banyumas, Batang, Blora, Boyolali, Brebes, dan Cilacap.
Baca juga : Potensi Cuaca Ekstrem masih Terjadi di Sejumlah Daerah di Jateng
"Daerah lainnya adalah Demak, Grobogan, Jepara, Pati, Kudus, Karanganyar, Kendal, Klaten, Kabupaten dan Kota Magelang, Kabupaten Pekalongan, Pemalang, Purbalingga, Rembang, Salatiga, Kabupaten Semarang, Sragen, Sukoharjo, Surakarta, Kab. Tegal, Temanggung, Wonogiri, Wonosobo, dan sekitarnya," ujarnya.
Dijelaskan oleh Yoga, daerah yang hampir sama juga masih terancam bencana hidrometeorologi pada hari berikutnya.
"Untuk Selasa (27/2), daerah yang harus waspada adalah Banjarnegara, Banyumas, Batang, Blora, Boyolali, Brebes, Demak, Grobogan, Jepara, Pati, Kudus, Karanganyar, Kendal, Klaten, Kabupaten dan Kota Magelang, Kabupaten Pekalongan, Purbalingga, Purworejo, Rembang, Salatiga, Kabupaten Semarang, Sragen, Sukoharjo, Surakarta, Kabupaten Tegal, Temanggung, Wonogiri, Wonosobo, dan sekitarnya," paparnya.
Menurut Yoga, cuaca ekstrem terjadi akibat adanya aktivitas Monsun Asia berpengaruh terhadap peningkatan massa udara basah di wilayah Indonesia bagian barat dan selatan ekuator, termasuk sekitar wilayah Jateng."Juga ada daerah konvergensi dan belokan angin terpantau di sekitar Jateng serta labilitas lokal kuat yang mendukung proses konvektif pada skala lokal," katanya. (Z-6)
BMKG Samarinda mengeluarkan peringatan dini potensi banjir dan longsor di Kalimantan Timur (Kaltim) periode 11-20 Maret 2026 akibat curah hujan tinggi.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang akibat cuaca ekstrem ini.
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem di wilayah ibu kota selama sepekan ke depan.
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sulawesi Selatan hari ini, 6 Maret 2026. Makassar dan sekitarnya berpotensi hujan lebat hingga 13:10 WITA.
BMKG NTT meminta warga waspada terhadap tiga bibit siklon tropis (90S, 93S, 92P) yang memicu hujan ekstrem dan angin kencang di seluruh wilayah NTT.
BMKG Wamena mengimbau warga di 8 kabupaten Papua Pegunungan waspada bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor hingga April 2026.
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Jawa Tengah akan lebih kering (di bawah normal). Cek jadwal awal kemarau dan puncak kekeringan di wilayah Anda.
Dishub Jateng membuka posko mudik terpadu yang memantau arus mudik dan balik Lebaran 2026 melalui CCTV 24 jam di titik rawan macet.
BSKDN Kemendagri mengajak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) untuk memperkuat inovasi daerah melalui penyusunan policy brief
Capaian ini sekaligus mencatatkan Jawa Tengah sebagai daerah dengan serapan tenaga kerja tertinggi kedua di Pulau Jawa,
Kesenjangan akses medis antara kota dan desa harus segera diakhiri melalui jemput bola pelayanan.
Strategi penanganan dilakukan melalui skema peningkatan hingga rehabilitasi rutin untuk menjaga konektivitas antarwilayah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved