Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA beras di Pasar Tradisional di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (16/2) melonjak menyusul naiknya harga di tingkat produsen, meski stok aman.
Di Pasar Kasih, Kelurahan Naikoten I, harga beras kualitas super 1 dijual R16.600 per kilogram atau naik Rp200 per kilogram dibandingkan harga dua hari sebelumnya, sedangkan harga beras kualitas super II dijual Rp16.150 per kilogram atau naik sebesar Rp250 ribu dibandingkan harga Kamis (15/2).
"Harga beras naik karena terjadi lonjakan harga di distributor, tetapi stok cukup," kata Ina, pedagang beras di pasar tersebut.
Baca juga : Stok Cukup, Kok Harga Beras Masih Naik?
Sedangkan harga beras kualitas medium rata-rata tidak naik, masih dijual antara Rp13.000 per kilogram, Rp14.000 per kilogram dan Rp15.000 per kilogram.
Pedang lainnya, Yanti yang menyebutkan beras medium medium 1 juga mengalami kenaikan, namun masih dalam batas wajar. Dia mengatakan, beras medium 1 hanya naik Rp100 per kilogram.
"Saat ini harga beras kualitas medium 1 sebesar Rp14.450 kilogram dan beras medium 2 II Rp15.400 per kilogram," ujarnya.
Baca juga : DKPP Klaten Nyatakan Kenaikan Harga Beras Merupakan Mekanisme Pasar
Lain halnya beras kualitas medium 2 naik sebesar Rp650 per kilogram.
Kenaikan harga beras di Kupang juga dipicu pasokan beras dari petani ke pasar terbatas. Petani masih menahan beras untuk berjaga-jaga karena musim tanam tahun ini mundur dari biasanya. Kendati ada beras di pasar, harga beras di petani lebih tinggi dari harga pasar yakni Rp17.000 per kilogram.
Kepala Desa Oesao, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang Adri Polin menyebutkan petani di wilayah itu baru mulai bercocok tanam untuk menanam padi.
Baca juga : KPPS di Kota Kupang Mulai Hitung Suara Pemilu 2024
"Biasanya petani menanam padi mulai Januari," ujarnya. (PO/Z-7)
Jelang Natal dan tahun baru, harga cabai merah dan telur di pasar tradisional terus merangkak naik cukup signifikan hingga banyak pembeli mengeluhkan kenaikan itu
Pasar Murah yang dilakukan Pemprov Jatim selama menyasar daerah daerah pinggiran kota yang sangat jauh dari pasar Tradisional, sehingga tidak perlu harus ke Pasar Tradisional.
Pasar tradisional masih menghadapi tantangan besar, tidak hanya soal kesan kumuh, tetapi juga persaingan dengan pasar modern dan e-commerce.
Sebanyak 153 pasar yang dimiliki Jakarta, belum semuanya direvitalisasi
Sebanyak 60 dari 153 pasar tradisional yang dikelola Perumda Pasar Jaya di Jakarta dalam kondisi kumuh dan rawan banjir akibat tak terawat dan kosong
Kenaikan tersebut, banyak dikeluhkan para pembeli termasuk komoditas lain ikut merangkak naik seperti sayuran, cabai merah, bawang putih, bawang merah dan lainnya.
MENJELANG Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang mengungkapkan telah melakukan berbagai cara untuk meredam harga utamanya komoditas pangan.
HARI Studi dan HUT ke-50+1 Majelis Nasional Pendidikan Katolik (MNPK) digelar di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Rabu (17/12).
Kelangkaan air di Kupang selama ini memaksa banyak keluarga harus menempuh jarak jauh, membeli air dengan harga tinggi, atau berhemat ekstrem dalam aktivitas sehari-hari.
Wakil Duta Besar Gita Kamath bertemu dengan Gubernur Emanuel Melkiades Laka Lena untuk membahas kerja sama Australia dengan NTT.
MBG melalui Sentra Pemberdayaan dan Pelayanan Gizi (SPPG) Kota Raja di Kuanino, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, terus berjalan dengan standar ketat.
SIDANG kasus kematian Prada Lucky Chepril Namo bergulir di Pengadilan Militer III-15 Kupang. Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Hendro Cahyono mengatakan proses hukum transparan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved