Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA buruk dan bencana banjir yang melanda sejumlah daerah di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), mulai berimbas pada distribusi dan harga kebutuhan pokok di wilayah tersebut.
"Secara umum belum ada gangguan distribusi kebutuhan pokok secara signifikan, kemungkinan karena stok terdahulu masih ada di daerah. Namun kondisi cuaca buruk dan banjir menyebabkan terjadinya gejolak harga di beberapa daerah," ungkap Plt Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Sutikno, Rabu (17/1).
Sebagai contoh di Kabupaten Hulu Sungai Utara mengalami gejolak harga pangan sebesar 4,03%, nomor tiga tertinggi di Indonesia. Gejolak harga sejak akhir tahun 2023 hingga awal 2024 ini juga terjadi di beberapa daerah lain di Kalsel seperti Kotabaru.
Baca juga: Cuaca Buruk Gubernur Kalsel Ingatkan Pemkab Jaga Ketahanan Pangan
Komoditas yang paling menonjol mengalami lonjakan harga adalah daging ayam ras, bawang merah dan beras. Kondisi ini juga berpengaruh pada kembali meningkatnya inflasi di Kalsel.
Tercatat harga beras jenis medium di sejumlah daerah rata-rata Rp10.500-Rp13.000 per kilogram. Beras jenis siam rata-rata Rp18.000-Rp27.000 per kilogram. Harga bawang merah berkisar Rp37.000 -Rp45.000, dan daging ayam ras Rp35.000 -Rp50.000 per kilogram.
Baca juga: Banjir Terus Mengancam Kalimantan Selatan
Sedangkan harga telur ayam ras rata-rata Rp30.000 -Rp42.000 per kilogram dan daging sapi (has dalam dan luar) Rp140.000 -Rp170.000 per kilogram.
Selain itu data Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel mencatat, saat ini bencana banjir masih melanda tiga daerah meliputi Kabupaten Balangan, Hulu Sungai Utara, dan Hulu Sungai Tengah. (Z-3)
Sejumlah pedagang mengaku kenaikan itu terjadi akibat pasokan dari luar daerah berkurang karena cuaca ekstrem
Dari hasil pemantauan di pasar, harga masih relatif stabil dan terjangkau
Pasar Murah Artha Graha Peduli (AGP) 2025 masih terus dirasakan manfaat nyatanya oleh masyarakat.
Pasokan pangan di Kabupaten Kulon Progo berada dalam kondisi aman menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), meskipun terdapat kenaikan pada harga cabai dan bawang merah.
Periode libur akhir tahun kerap disertai kenaikan permintaan dan potensi gejolak harga kebutuhan pokok, sehingga upaya stabilisasi perlu dilakukan lebih awal.
Pemkot Batam menambah pasokan cabai dari Lombok, dan petani lokal diperkirakan memasuki masa panen pada Desember.
Ketersediaan stok pangan secara nasional tidak menjamin stabilitas harga di pasar.
Pemerintah memperkuat pengawasan terhadap harga, keamanan, dan mutu pangan menjelang akhir Ramadan hingga Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri 1447 H.
UNTUK mengendalikan inflasi menjelang hari besar keagamaan nasional (HBKN) pada bulan suci Ramadan, Pemerintah Kabupaten Toba kembali menggelar gerakan pasar murah (GPM) di Kecamatan Uluan.
KONDISI cuaca diwaspadai jadi faktor utama berfluktuasinya harga pangan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
PEMERINTAH Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), menggencarkan berbagai langkah untuk menjaga stabilitas harga pangan menjelang dan selama Ramadan.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyampaikan mayoritas komoditas strategis berada dalam posisi surplus menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved