Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAMA sepekan, puncak Gunung Merapi diguncang ribuan kali gempa.
Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta Agus Budi Santosa menyampaikan, sejak Jumat (20/10) hingga Kamis (26/10) di puncak Gunung Merapi terjadi 2.690 kali gempa Multi Phase, 830 kali gempa Guguran/rock fall (RF), 6 kali gempa vulkanik dangkal, 2 kali gempa frekuensi rendah atau RF, 4 kali gempa teknonik dan 1 kali gempa hembusan.
"Ini menunjukkan terjadi aktivitas magma yang tinggi pada kedalaman 1.500 meter dari puncak," kata Agus.
Selain itu, ujarnya, guguran lava juga masih tinggi. Tercatat sebanyak 138 kali masih ke arah hulu Sungai Bebeng dengan jarak luncur maksimal 2.000 meter dari puncak, 25 kali masuk hulu Sungai Boyong dengan jarak luncur maksimal 1.500 meter dari puncak dan 1 kali masuk ke hulu Sungai Sat dengan jarak luncur maksimal 1.600 meter dari puncak. Sementara suara guguran terdengar dari Pos Pemgamatan Gunungapi Merapi Kaliurang 1 kali dan 35 kali terdengar di Pos Pengamatan Gunungapi Merapi di Babadan. (Z-10)
Peralatan pemantau aktivitas Gunung Merapi mencatat lonjakan kegempaan selama periode Jumat (9/1) hingga Kamis (15/1), dengan total 1.277 kejadian gempa.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,5 mengguncang wilayah Ambon dan sekitarnya di Provinsi Maluku pada Sabtu.
BMKG menjelaskan bahwa gempa bumi tektonik M6,4 (update) yang terjadi di Kabupaten Kepulauan Taluad, Sulut merupakan akibat dari deformasi batuan Lempeng Maluku
GEMPA bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,1 terjadi di Melonguane, Sulawesi Utara (Sulut).
Gempa dangkal magnitudo 4,5 mengguncang Kuta Selatan, Bali. BBMKG menyebut gempa dipicu sesar aktif dasar laut dan tidak berpotensi tsunami.
Sepanjang periode waktu tersebut tidak ada kejadian gempa bumi yang dirasakan
Gelombang tinggi disertai hujan badai di perairan selatan mencapai 1,25-6 meter dan di perairan utara 1,25-2,5 meter cukup berbahaya terhadap aktivitas pelayaran.
BMKG memprediksi hujan ringan hingga sedang mengguyur seluruh wilayah Jakarta hari ini, 21 Januari 2026. Cek jadwal hujan dan suhu udara di sini.
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terbaru, wilayah Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas tinggi.
Prakirawan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Lestari Purba di Medan, Selasa, mengatakan, secara umum cuaca di Sumatera Utara
Tinggi gelombang antara 1,25-2,5 meter (sedang) berpeluang terjadi di perairan Laut Sulawesi, perairan utara Sulawesi Utara, dan perairan Kabupaten Minahasa Utara.
BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menerangkan adanya awan Cumulonimbus saat pesawat ATR 42-500 jatuh di Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1) lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved