Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA beras di pedagang pasar tradisional Klaten, Jawa Tengah, belum menunjukkan tren penurunan. Pedagang mengeluh penjualan sepi sejak harga beras melambung tinggi.
"Hingga awal pekan ini harga beras belum turun. Beras kualitas medium masih Rp13.500-Rp14.000 dan premium Rp15.000 per kilogram," ungkap Arny Anton, pedagang di Pasar Gedhe Klaten.
Saat ditemui di Kios Sembako Anton, Pasar Gedhe Klaten, Senin (2/10), Arny menambahkan harga beras tidak kunjung turun hingga awal bulan ini karena harga gabah petani sekarang juga mahal. "Informasi yang kami dapat, harga beras sekarang tinggi karena harga gabah kering panen (GKP) juga sudah mahal. Harga GKP di tingkat petani kini tembus Rp7.000 per kilogram," jelasnya.
Baca juga: Sosialisasi Fatwa MUI sebagai Panduan Praktis Umat Islam
Para pedagang beras di pasar, sejak harga komoditas pangan ini melambung, tidak berani menyetok beras. Terlebih, sekarang perdagangan beras lesu karena harga terus naik dan tidak terkendali.
"Hari ini sepi, Pak! Sampai pukul 12.00 WIB, dagangan beras belum laku. Kami jual beras kualitas medium C4 Rp67.500 dan Mentik Wangi (premium) Rp75.000 per lima kilogram," ujar Arny.
Baca juga: Ketersediaan Beras di Klaten Aman hingga Awal 2024
Senada diungkapkan Triyanti, pedagang beras, bahwa penjualan beras saat ini kurang laku karena harganya mahal. Berbeda saat harga Rp10.500-Rp12.000 per kilogram pelanggan cukup ramai.
"Saat ini, harga beras bertahan tinggi. Ada dua jenis beras yang kami jual, yakni beras medium Rp14.000 dan premium Rp15.000 per kilogram," kata pedagang di lantai bawah pasar tradisional tersebut. (Z-2)
Harga daging sapi terpantau Rp140.000 per kilogram, daging kambing Rp160.000, ayam ras Rp42.000, ayam kampung Rp65.000. Serta minyak goreng berada di kisaran Rp15.700 per liter.
Harga cabai domba mencapai Rp80.000 per kilogram, naik dari sebelumnya Rp60.000. Begitu juga cabai tanjung dari Rp30.000 menjadi Rp 45.000.
Harga daging sapi impor beku tercatat naik hingga Rp115.000 per kilogram. Selain itu, harga cabai rawit merah mencapai Rp80.000 per kilogram.
Kenaikan harga cabai rawit yang menembus harga eceran tertinggi menjadi penyumbang terbesar kenaikan indeks harga pangan daerah.
Harga cabai rawit dipatok Rp80 ribu, dari harga sepekan sebelumnya yang masih dalam kisaran Rp50 ribu.
KENAIKAN harga beras di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Kalimantan Timur, yang menembus hampir Rp1 juta per karung memicu respons cepat pemerintah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved