Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
GUNA menekan laju inflasi dan membantu warga, Pemerintah Kota Semarang, Jawa Tengah, kembali gelar pasar murah di 16 kecamatan yang ada. Saat pelaksanaan, dalam waktu singkat bahan kebutuhan pokok yang dijual ludes terjual.
Ratusan warga sejak pagi berjubel di 16 kantor kecamatan di Kota Semarang guna mendapatkan berbagai barang barang kebutuhan yang dijual dengan harga murah. Sejumlah komoditas seperti beras, minyak goreng,
daging ayam potong, daging sapi, bawang merah dan lainnya dijual dengan
harga di bawah pasaran, sehingga hanya dalam beberapa jam dibuka langsung ludes.
"Semua barang dijual di bawah harga pasar, lebih murah Rp3.000-Rp10 ribu. Bahkan daging sapi bisa selisih hingga Rp25 ribu per kilogram," kata Warni, 45, warga.
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan pasar murah di daerah ini sudah digelar tujuh kali sepanjang Ramadan. Pihaknya akan terus menggelarnya hingga Lebaran.
Pasar murah digelar di 16 kecamatan secara serentak. Tujuannya untuk dapat menekan inflasi Kota Semarang yang mencapai 0,20% pada Ramadan,
sekaligus untuk meringankan beban ekonomi warga.
Hal serupa juga dilakukan di Kota Pekalongan. Pasar murah akan digelar, Kamis (6/4). "Kami menjual paket kebutuhan pokok dengan harga Rp70 ribu, terdiri dari beras, minyak goreng dan gula," ujar Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kota Pekalongan Budiyanto. (N-2)
KAI Daop 4 Semarang, Jawa Tengah, menyiapkan sebanyak 83.970 tempat duduk kereta api keberangkatan awal dari stasiun Daop 4 menjelang Tahun Baru Imlek.
Ada 10 tenant ZCorner di Universitas Wahid Hasyim Semarang yang siap melayani dan memanjakan lidah para mahasiswa.
KOTA Semarang dinilai memiliki posisi strategis serta kesiapan teknis untuk menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional XXXI Tahun 2026.
Warga terpaksa menyeberangi Sungai Beringin dengan rakit swadaya setelah jembatan penghubung ke Kampung Tambaksari ambrol diterjang banjir.
BBWS Pemali Juana Kementerian PU menyebut sedimentasi di Banjir Kanal Barat dan Timur Semarang mengkhawatirkan karena meningkatkan risiko banjir.
Rekomendasi Ombudsman RI akan diterbitkan apabila dalam tahap resolusi monitoring setiap laporan masyarakat tidak diselesaikan dalam batas waktu yang telah ditetapkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved