Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGKA warga buta aksara di Ende, Nusa Tenggara Timur, masih cukup tinggi. Karena itu, Orang Muda Ganjar (OMG) menggelar kegiatan program pemberantasan buta aksara perkotaan.
Kegiatan itu digelar di Kelurahan Kota Ratu, Kecamatan Ende Utara. Menurut Koordinator OMG Kab Ende, Suharmin Abdullah Paokuma, kegiatan ini penting untuk mengedukasi generasi muda ke depan.
"Kami berharap para orangtua ke depannya bisa mendapatkan pendidikan yang layak lagi agar mereka juga bisa mendapatkan lebih banyak ilmu untuk bisa diberikan kepada anak-anak dan cucu-cucu mereka di rumah," ujarnya.
Kegiatan itu juga diselingi dengan sosialisasi sosok Ganjar Pranowo yang menginspirasi para sukarelawan untuk menggelar program pemberantasan buta aksara untuk orang-orang tua setempat.
Warga Ende menyambut antusias kegiatan bermanfaat tersebut.Salah satu peserta, Dede Ndori, 53, termasuk yang sangat bersyukur dengan kegiatan itu.
"Terima kasih Bapak Ganjar, hari ini kami sudah bisa sekolah dan tamat. Kami suka dengan program seperti ini, bisa kembali belajar walau hanya sebentar tetapi sangat membantu kami yang buta huruf ini," ujar Dede. (N-2)
Keterbukaan untuk belajar, merefleksikan diri, bertumbuh, dan berkolaborasi menunjukkan komitmen mendalam dalam mendidik siswa dan masa depan pendidikan di Kabupaten Sanggau.
Pengiriman karyawan Indonesia itu sekaligus juga merupakan kiat investor untuk lebih memastikan kesiapan operasional pabrik di Batang sesuai standar global.
Tahun ini, GoTeach mencatatkan cakupan wilayah terluas dengan melibatkan 40 relawan yang menyumbangkan lebih dari 2.000 jam untuk mengajar.
Program ini didukung Beasiswa Pendidikan Indonesia Kemdiktisainstek yang dikelola Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Melalui sistem kemitraan tanpa modal dan tanpa jaminan, para ibu mendapatkan pelatihan rutin di Cimory Center, yang kerap mereka sebut sebagai “rumah kedua”.
Fokus entitas adalah pada pemberdayaan, baik melalui peningkatan kemampuan komunikasi strategis maupun melalui dukungan emosional dan edukasi bagi perempuan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved