Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2024 di Grha Bung Karno, Rabu (8/3).
Musrenbang dengan tema : Peningkatan kemajuan daerah didukung pemanfaatan sumber daya ekonomi yang berkelanjutan itu dibuka Bupati Sri Mulyani.
Turut hadir Wakil Bupati Yoga Hardaya, Ketua DPRD Hamenang Wajar Ismoyo, Muji Purnomo (Bappeda Provinsi Jawa Tengah), dan Forkopimda Klaten.
Bupati Sri Mulyani dalam sambutannya menjelaskan tujuan Musrenbang RKPD
2024, adalah untuk menetapkan rencana kegiatan pembangunan daerah.
Selain itu, untuk mempertajam indikator dan target kinerja program,
serta lokasi kegiatan yang sesuai tugas dan fungsi organisasi perangkat daerah (OPD).
Tugas dan fungsi OPD, menurut dia, ialah menyosialisasikan program kegiatan prioritas yang kemudian dituangkan ke dalam rencana kerja (renja) OPD tahun 2024. "Untuk itu, dibutuhkan keseriusan dan komitmen OPD, agar apa yang direncanakan dapat tercapai sesuai dengan visi dan misi Kabupaten Klaten."
Bupati menambahkan arah kebijakan pembangunan 2024 mengacu pada peningkatan kemajuan daerah didukung pemanfaatan sumber daya ekonomi yang berkelanjutan. Adapun prioritas pembangunan 2024 ialah penciptaan lapangan kerja dan penguatan daya saing ekonomi, serta pengembangan SDM dan pengurangan kemiskinan.
Selain itu, lanjutnya, penguatan sarana dan prasarana wilayah, tata kelola pemerintahan yang baik, serta pelestarian lingkungan hidup dan peningkatan kesiapsiagaan bencana.
"Kami berharap melalui musrenbang ini akan terbentuk partisipasi masyarakat pada setiap proses dan pelaksanaan pembangunan di Klaten," tandas Sri Mulyani. (N-2)
Ia menilai pesan utama Prabowo adalah penguatan postur pertahanan sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap negara.
DEWAN Pimpinan Pusat Generasi Muda Pembaharu Indonesia (Gempar Indonesia) mendesak pemerintah untuk mengakselerasi pembangunan di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).
SELAMA ini kita terlalu sering memaknai pembangunan sebagai pembangunan fisik: jalan, jembatan, gedung, kawasan industri, dan infrastruktur digital, tapi melupakan manusia
WAKIL Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, mengatakan landasan kerja yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan harus menjadi acuan para pemangku kepentingan dalam pembangunan.
Salah satu dari empat tokoh tersebut berasal dari Indonesia adalah Marine Novita (Co-founder MilikiRumah)
Di tengah upaya pembangunan SDGs, muncul pertanyaan penting mengenai bagaimana sumber daya dapat dimobilisasi untuk menutup kesenjangan pembangunan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved