Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA desa di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, kembali terendam banjir, setelah intensitas hujan tinggi sejak Sabtu (11/2). Banjir terjadi karena pendangkalan sungai Jeratun Seluna yang tak mampu menampung debit air hujan, sehingga melimpas ke permukiman warga.
Itu yang terjadi di Desa Jetis Kapuan, Kecamatan Jati, Kudus. Pantauan di lokasi, Selasa (14/2), banjir merendam jalan poros desa dengan kedalaman hingga 50 sentimeter.
Selain jalan, banjir menggenangi sebagian rumah warga yang masih rendah. Akibatnya aktivitas masyarakat setempat pun terhambat.
Selain intensitas hujan tinggi, banjir yang terjadi karena kondisi sungai Jeratun Seluna yang dangkal serta geografis desa setempat yang berada di daerah rendah. Untuk itu warga berharap agar pemerintah lakukan normalisasi sungai, agar banjir tak terulang tiap tahun.
Ketua Destana (Desa Tanggap Bencana) Desa Jetis Kapuan, Firsa Hariyadi, mengatakan, banjir yang terjadi merupakan kiriman dari wilayah hulu akibat intensitas hujan tinggi serta sungai Wulan yang tak mampu menampung debit air. Ketinggian banjir meningkat sejak Sabtu malam.
Baca juga: Banjir Sumbawa Barat Rendam 7.500 Rumah
Meski tidak ada warga mengungsi, pemerintah desa setempat tetap menyiagakan posko tanggap bencana. Ini berkaca pada banjir yang terjadi pada awal Januari lalu.
Selain Desa Jetis Kapuan, banjir juga merendam Desa Tanjungkarang. Banjir kedua kali di tahun ini juga merendam ratusan hektare lahan pertanian di wilayah tersebut. (OL-14)
Penutupan aktivitas tambang emas rakyat dilakukan dengan melibatkan banyak pihak.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD DKI Jakarta melaporkan adanya genangan banjir di sejumlah wilayah Ibu Kota pada Kamis (22/1) pagi.
Kondisi lingkungan yang lembap dan air yang menggenang dapat menjadi media penghantar arus listrik dari instalasi yang tidak terlindungi.
Peristiwa tragis ini terjadi saat keduanya berada di dalam rumah ketika air sungai tiba-tiba meluap dan masuk ke pemukiman dengan cepat.
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
BNPB mencatat 140 kejadian bencana alam di Indonesia pada awal tahun 2026 yang didominasi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem.
Banjir akibat cuaca ekstrem di Kudus merendam 5.596 rumah dan 1.970 hektare sawah serta berdampak pada 43.479 jiwa.
Jumlah warga terdampak banjir di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, terus bertambah.
Kasus asusila yang terjadi di RSUD dr Loekmono Hadi Kudus menjadi pembicaraan netizen setelah video yang diambil dari rekaman CCTV di rumah sakit plat merah itu viral.
Keterbatasan akses air bersih masih menjadi persoalan mendasar di sejumlah wilayah Indonesia, terutama di daerah dengan kepadatan penduduk tinggi dan kualitas sumber air yang menurun.
Kedua korban diidentifikasi sebagai Ahmad Syukron Ma’mun dan Muhammad Abraham Dhiyauddin.
863 atlet muda panahan yang jadi peserta berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DIY.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved