Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BERAGAM kegiatan digelar kelompok relawan pendukung Sandiaga Uno, Teman Sandi. Kegiatan tersebut berupa kegiatan sosial dan bantuan kemanusiaan yang digelar serempak di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Purwakarta, Jawa Barat.
Melalui kegiatan itu, Sandiaga Uno mendapatkan dukungan untuk maju ke Pilpres di 2024 dari ratusan masyarakat.
Di NTB, Teman Sandi mengawali kegiatan dengan bantuan kemanusiaan untuk lansia. Dalam kegiatan itu, Teman Sandi memberikan bantuan kepada ratusan lansia yang ada di Kecamatan Praya Tengah, Lombok Tengah, NTB.
Baca juga: Teman Sandi Adakan Sejumlah Pelatihan di Sumatra Utara
Teman Sandi berharap bantuan kemanusiaan yang diberikan tersebut bisa bermanfaat bagi ratusan orang lansia itu, seperti kata Hendri, salah satu Anggota Teman Sandi NTB.
"Semoga dengan bantuan yang tadi Teman Sandi berikan, bisa memberikan banyak manfaat kepada mereka yang menerima," ujarnya.
Kegiatan di NTB pun dilanjutkan dengan kerja bakti lingkungan yang diadakan di Kecamatan Praya, Lombok Tengah, NTB. Kegiatan kerja bakti yang diadakan Teman Sandi itu diramaikan ratusan warga sekitar.
Adapun manfaat dari kerja bakti ini, adalah menjaga kebersihan lingkungan agar tidak tercemar dan kesehatan warga sekitar pun bisa terjaga.
Mirna, salah satu peserta kerja bakti, berterima kasih kepada Teman Sandi, yang sudah menggelar kerja bakti tersebut. Tidak lupa, ia juga menyampaikan dukungannya kepada Sandiaga Uno.
"Terima kasih kepada Teman Sandi yang telah mengadakan kerja bakti bersama warga disini. Saya dan para warga lainnya juga akan terus mendukung Pak Sandi untuk menjadi Presiden di 2024," ujar Mirna.
Kegiatan serupa juga digelar Teman Sandi di Jawa Barat secara serempak.
Kegiatan di Jawa Barat dibuka dengan kerja bakti bersama warga yang diadakan di Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta.
Tidak hanya sampai disana, Teman Sandi Purwakarta juga menggelar kegiatan gotong royong yang diadakan di Kecamatan Cibening Purwakarta. Kedua Kegiatan yang digelar Teman Sandi di Jawa Barat itu disemarakkan oleh ratusan orang peserta.
Indah, selaku Ketua Teman Sandi Purwakarta, berharap kegiatan yang digelar ini bisa bermanfaat bagi para warga yang ikut serta, juga bisa memperluas dukungan kepada Sandiaga Uno untuk maju sebagai Presiden di 2024 nanti. (RO/OL-1)
Dalam penyusunan Peraturan KPU (PKPU), termasuk aturan soal keterwakilan 30% perempuan dalam pencalonan legislatif dan syarat pencalonan mantan narapidana.
PENYELENGGARAAN Pemilu 2024 menuai sorotan, kali ini bukan hanya soal teknis kepemiluan, melainkan juga persoalan etika dan gaya hidup mewah para komisioner KPU.
KONTESTASI Pemilu 2024 meninggalkan catatan kelam, khususnya dalam penyelenggaraan pemilu di luar negeri, mulai dari tahap prapemungutan suara, pemungutan, hingga pascapemungutan.
Mantan Wapres AS Kamala Haris mengkritik Joe Biden dalam memoarnya. Ia menyebut keputusan Biden mencalonkan diri pada Pemilu 2024 sebagai tindakan nekat.
KPU RI melakukan kontrak dengan broker Alfalima Cakrawala Indonesia untuk penyewaan private jet.
KOMISI Pemilihan Umum (KPU) menegaskan bawa penyewaan pesawat jet saat pelaksanaan Pemilu 2024 dilakukan sebagai langkah operasional strategis dalam situasi luar biasa.
empat asas penting yang harus diperhatikan, yakni kecermatan, keterbukaan, kepentingan umum, dan ketidakberpihakan. Namun, dalam keputusan KPU yang telah dibatalkan
KPU membatalkan Peraturan KPU membatalkan penetapan dokumen persyaratan capres dan cawapres sebagai informasi publik yang dikecualikan KPU.
KPU ke depan merasa perlu memperoleh pandangan dari berbagai pihak agar keputusan yang diambil lebih komprehensif.
Pembatalan keputusan ini menegaskan komitmen KPU sebagai lembaga publik yang terbuka dan inklusif,
KEPUTUSAN KPU RI menutup 16 dokumen pencalonan capres-cawapres memunculkan pertanyaan serius tentang siapa dan apa yang hendak dilindungi penyelenggara pemilu tersebut.
Indonesia telah memiliki pemimpin nasional dari berbagai latar belakang, mulai dari militer (TNI) hingga sipil, tetapi belum ada yang berasal dari korps kepolisian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved