Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
LEMBAGA Pengembangan Tilawatil Qur'an Sumatera Utara mendapat data yang cukup mengejutkan mengenai kondisi pendidikan agama Islam di provinsinya. Dimana banyak sekolah umum mulai sekolah dasar hingga sekolah menengah atas (SMA) tidak memiliki guru pendidikan agama Islam (GPAI)
"Berdasarkan data dari Kementerian Agama Sumut, ada sebanyak 1.289 sekolah berbagai tingkatan yang tersebar di kabupaten/kota se-Sumut tidak memiliki GPAI," ungkap Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Sumut Asren Nasution, Senin (23/1).
Dia memerinci, dari jumlah sekolah umum tersebut sebanyak 1.049 unit di antaranya adalah tingkat SD, 161 unit SMP dan 79 unit SMA.
Dari catatan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, sampai dengan 2018 Sumut memiliki 16.796 sekolah umum, baik negeri maupun swasta.
Jumlah tersebut mencakup tingkat SD, SMP, SMA sederajat serta SMK. Jika mengacu data itu, maka jumlah sekolah di Sumut yang tidak memiliki GPAI mencapai hampir 8%.
Asren menilai kondisi ini perlu menjadi perhatian serius seluruh LPTQ di Sumut. Para pengurus LPTQ harus "turun gunung" ikut mencari solusi untuk pemenuhan kebutuhan GPAI.
Dia meminta para pengurus LPTQ kabupaten/kota mendukung upaya mengatasi kekurangan GPAI di daerahnya masing-masing. Sebab, guru agama memiliki peran yang sangat penting dalam dunia pendidikan di Indonesia. Yakni sebagai garda terdepan dalam pendidikan keagamaan kepada anak-anak, setelah orangtua.
"GPAI juga memberi pemahaman keagamaan dan membawa perubahan moral peserta didik," imbuh Asren.
Menurut dia, kemampuan membaca Al Qur'an harus juga diiringi dengan pemahaman keagamaan yang baik. Hal itu yang menjadi salah satu peran guru pendidikan Agama Islam di sekolah.
Dia memastikan LPTQ juga akan berkomunikasi dengan seluruh kepala daerah di Sumut agar masalah ini dapat segera diatasi.(OL-13)
Baca Juga: DPR Soroti Ketidakadilan Anggaran Pendidikan Keagamaan
PENDIDIKAN bisa jadi merupakan salah satu konsep dan aktivitas yang paling kompleks serta multidimensional dalam sejarah manusia.
BAGAIMANA pendidikan dapat tetap berjalan ketika banjir merenggut kelas, fasilitas, bahkan rasa aman?
Institusi pendidikan tidak boleh sekadar menjadi penonton di tengah dinamika dunia yang bergerak cepat.
Universitas Pembangunan Jaya menggelar seminar internasional membahas peran AI dalam transformasi pendidikan tinggi bersama akademisi Indonesia, Malaysia, dan Taiwan.
SELAMA puluhan tahun, Indonesia terjebak dalam delusi bahwa mutu pendidikan bisa ditingkatkan hanya dengan menyuntikkan dana ke sekolah atau mengganti label kurikulum
Sekretaris Kabinet menjelaskan bahwa anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 % dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sesuai amanat konstitusi.
Kemenag memperkenalkan konsep ekoteologi dan peran agama sebagai sumber harmoni sosial
Film Patah Hati yang Kupilih berfokus pada hubungan Alya dan Ben, yang terbentur tembok besar perbedaan agama yang diperparah oleh penolakan restu orangtua.
MENTERI Agama Nasaruddin Umar mengungkapkan akan terus berusaha agar umat semakin dekat dengan ajaran agamanya.
MENTERI Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa Kementerian Agama harus memainkan peran strategis sebagai jembatan dan mediator antara negara dan civil society.
MEDIA (cetak, elektronik, dan digital) disadari atau tidak bukan semata penyampai pesan.
Dirjen Bimas Islam, Abu Rokhmad, mengatakan, kegiatan Ngaji Budaya menjadi sarana efektif untuk mengajak generasi muda mencintai seni dan budaya, tanpa meninggalkan nilai-nilai agama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved