Rabu 11 Januari 2023, 19:35 WIB

BMKG: Hingga Siang Ini Terjadi 19 Kali Gempa Susulan di Maluku

mediaindonesia.com | Nusantara
BMKG: Hingga Siang Ini Terjadi 19 Kali Gempa Susulan di Maluku

DOK.MI
Ilustrasi

 

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Ambon mencatat sebanyak 19 kali gempa susulan (aftershock) terjadi pascagempa berkekuatan magnitudo 7,5 mengguncang Maluku pada Selasa (10/1) dini hari.
 
"Hasil monitoring BMKG, Rabu, 11 Januari 2023, hingga pukul 13.00 WIT telah terjadi gempa bumi susulan sebanyak 19 kali, dengan kekuatan gempa susulan terkecil 3,7 dan kekuatan gempa susulan terbesar 5,7," kata Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Ambon, Djati Cipto Kuncoro, di Ambon, Rabu (11/1).
 
Ia mengatakan, BMKG terus melakukan monitoring dan selalu meng-update perkembangan gempa susulan dan menginformasikan kepada masyarakat.
 
Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
 
Selain itu, masyarakat juga diimbau menghindar dari bangunan yang retak atau rusak yang diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali ke dalam rumah.


Baca juga: BPBD Maluku Catat 400 Jiwa di Dawelor Dawera Mengungsi akibat Gempa

 
Masyarakat diharapkan untuk mengikuti perkembangan informasi resmi kebencanaan yang dikeluarkan oleh BMKG, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI/Polri dan aparat pemerintah setempat.
 
Gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,5 pada Selasa, 10 Januari 2023 pukul 00.47 WIB, episenter gempa bumi terletak pada koordinat 7,37 LS, 130,23 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 136 kilometer arah Barat Laut Maluku Tenggara Barat, Maluku, pada kedalaman 130 km.
 
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis menengah akibat adanya aktivitas subduksi Laut Banda.
 
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).
 
Gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Saumlaki dengan skala intensitas V MMI (getaran dirasakan hampir semua penduduk, orang banyak terbangun). Sedangkan di daerah Dobo, Tiakur, dengan skala intensitas IV MMI. (Ant/OL-16)
 

 

Baca Juga

Dok Dompet Dhuafa

Program Hunian Sementara Penyintas Gempa Cianjur Dikebut

👤Media Indonesia 🕔Kamis 26 Januari 2023, 23:50 WIB
PROGRAM hunian sementara (huntara) bagi penyintas gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat terus...
MI/Amiruddin AR

263 Ha Lahan Perkebunan di Aceh Utara Terendam Banjir

👤Amiruddin Abdullah Reubee 🕔Kamis 26 Januari 2023, 23:40 WIB
Dari 263 hektare perkebunan terendam banjir tersebut di antaranya 193 ha tanaman sawit, 53 ha perkebunan kako, dan 17 ha perkebunan...
ANTARA/Asep Fathulrahman

Ritual Kawalu, Perkampungan Badui Dalam Tertutup bagi Wisatawan

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 Januari 2023, 23:30 WIB
Pelaksanaan Kawalu itu mulai diberlakukan, Selasa (24/1), hingga Kawalu tiga pada 24 April...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya