Selasa 10 Januari 2023, 17:09 WIB

Buntut Vonis Rendah Kasus Pemerkosaan, Pejabat Kejari Lahat Dinonaktifkan

Dwi Apriani | Nusantara
Buntut Vonis Rendah Kasus Pemerkosaan, Pejabat Kejari Lahat Dinonaktifkan

DOK.MI
Ilustrasi

 

SEJUMLAH pejabat struktural di Kejaksaan Negeri Lahat dinonaktifkan sementara waktu dampak dari vonis rendah yang diberikan kepada pelaku pemerkosaan di Lahat. Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatra Selatan Sarjono Turin menegaskan bahwa Kepala Kejaksaan Negeri Lahat Nilawati yang dinonaktifkan.

Tidak hanya Nilawati, beberapa pejabat struktural seperti Kasi Pidum Frans Mona dan jajaran Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Lahat juga turut dinonaktifkan. "Jadi dinonaktifkan sementara atas keputusan pimpinan," ungkap Sarjono di Palembang, Selasa (10/1).

Ia menerangkan, surat perintah penonaktifan pejabat struktural di Kejari Lahat diterbitkan oleh pihaknya pada Senin (9/1) kemarin. Berdasarkan keterangan resmi, alasan penerbitan surat perintah tersebut karena ditemukan adanya penyimpangan dan penyalahgunaan
wewenang oleh para oknum di Kejari Lahat.

"Hal ini dilakukan untuk mempermudah proses pemeriksaan," jelas dia.


Baca juga: Ceramah Kebangsaan Gus Miftah di Palangakaraya Dimeriahkan Mak Ganjar


Ditambahkan Kasi Penerangan dan Hukum (Kasipenkum) Kejati Sumsel Moch Radyan, ketiga pejabat Kejari Lahat itu saat ini masih dilakukan pemeriksaan yang ditindaklanjuti oleh Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) Kejaksaan Agung RI.

"Untuk Kepala Kejari, Kasi Pidum, serta JPU-nya diperiksa pada Bidang Pengawasan Kejagung RI," kata Radyan.

Ia menambahkan, pengawasan terhadap ketiganya telah dilakukan sejak Senin kemarin. Namun, dia belum dapat membeberkan hasil dari pemeriksaan ketiganya oleh Bagian Pengawas Kejagung, hanya masih sebatas sanksi penonaktifan sementara guna mempermudah pemeriksaan.

"Jika nanti ada perkembangan lanjutan, tentu akan kami informasikan," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, tuntutan ringan dari JPU Kejari Lahat belakangan mendapat banyak sorotan masyarakat, karena dinilai mengesampingkan rasa keadilan pada korban yang masih di bawah umur.
Terlebih, Pengadilan Negeri Lahat juga menjatuhkan vonis 10 bulan penjara kepada pelaku perkosaan berinisial OH, 17, dan AL, 17. (OL-16)

 

Baca Juga

MI/Ruta Suryana

Desa Wisata Pemuteran Raih Penghargaan di Level ASEAN Tahun 2023

👤Arnoldus Dhae 🕔Selasa 07 Februari 2023, 11:20 WIB
Desa Wisata Pemuteran, Bali, mendapat penghargaan yang diberikan oleh ASEAN Tourism Standard kategori Community-Based Tourism...
MI/Dwi Apriani

Drone dan Helikopter Dikerahkan APP Sinar Mas untuk Deteksi Dini Karhutla

👤Dwi Apriani 🕔Selasa 07 Februari 2023, 11:10 WIB
KEBAKARAN hutan, kebun, dan lahan (karhutbunla) menjadi poin utama yang harus diantisipasi dan dicegah di saat memasuki musim...
dok.ist

Relawan SandiUno Ciptakan Lapangan Kerja Lewat Bisnis Kuliner di Sumedang

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 07 Februari 2023, 11:10 WIB
RELAWAN Gerbong Pecinta SandiUno terus menggencarkan pelatihan-pelatihan ke daerah, untuk membangkitkan motivasi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya