Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyalurkan 500 paket logistik makanan untuk mendukung kebutuhan pangan warga terdampak banjir di Kabupaten Demak, Provinsi Jawa Tengah. Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Demak Suprapto.
"BNPB telah menyalurkan 500 paket logistik permakanan yang terdiri dari beras, sarden, kecap, teh, gula dan minyak," ujar Suprapto dalam keterangan resmi, Kamis (5/1).
Selain itu, bantuan logistik sebanyak 200 paket dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga telah disalurkan ke beberapa desa yang berlokasi di pesisir pantai.
Suprapto turut mengatakan bahwa BPBD membantu mobilisasi warga terdampak menggunakan mobil truk evakuasi.
"Kami juga membantu mobilisasi warga terdampak yang meliputi tenaga kerja dan anak sekolah menggunakan truk evakuasi, sistemnya kami antar ketika berangkat dan juga stand by menjemput ketika mereka sudah pulang," jelasnya.
Adapun Suprapto mengungkapkan masih terdapat titik pengungsian di beberapa wilayah, yakni di Kecamatan Mijen sebanyak 30 jiwa, Desa Batu 32 jiwa, Desa Perampelan 195 jiwa dan Desa Cangkringrembang 17 jiwa. Layanan kesehatan juga telah diberikan kepada para pengungsi.
"Layanan kesehatan sudah diberikan ke setiap titik pengungsian, puskesmas yang ada di Kabupaten Demak juga telah beroperasi 24 jam dalam mengantisipasi kebutuhan perawatan intensif bagi pengungsi," ungkapnya.
Kondisi terkini di lokasi kejadian, banjir berangsur surut namun tidak secara signifikan. Hal ini dikarenakan air sungai di sekitar rumah warga masih memasuki kawan pemukiman.
"Hujan ringan kerap terjadi di malam hari, air sungai juga masih memasuki pemukiman warga sehingga penurunan debit air terjadi sedikit demi sedikit," tuturnya.
Sebagai informasi, banjir yang melanda wilayah Kabupaten Demak sejak Sabtu (31/12) lalu merendam sekitar 39.240 unit rumah dan menyebabkan 45 unit rumah rusak ringan, 40 unit rumah rusak sedang serta 24 unit rumah rusak berat.
Kemudian banjir turut menggenangi 3 unit sekolah, 5 unit tempat ibadah, 5.931 hektare lahan sawah dan 2.519 hektare lahan tambak. Sebanyak 10 titik tanggul mengalami kritis akibat peristiwa ini.
Berdasarkan prakiraan cuaca per 4 sampai 6 Januari 2023 yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Kabupaten Demak didominasi cuaca berawan dan hujan ringan.
BNPB mengimbau kepada pemerintah daerah dan warga setempat untuk tetap waspada terhadap adanya potensi banjir susulan yang dipicu oleh faktor cuaca. Pemantauan kondisi sungai dan aktivitas penyedotan air juga dapat dilakukan untuk mengantisipasi adanya peningkatan debit air di lokasi kejadian.
"Masyarakat juga diharapkan untuk mengikuti instruksi pemerintah daerah dan menghindari arus sungai ketika hujan lebat mengguyur wilayah setempat," pungkas dia. (OL-12)
13 keluarga yang berada di Dukuh Tambaksari, Desa Bedono, Sayung, Demak saat ini harus hidup di atas rumah panggung karena rob sudah menjadi langganan.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai mengoperasikan pompa air tenaga surya berkapasitas total 2 x 125 liter per detik sebagai bagian dari sistem pengendalian rob dan banjir.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jawa Tengah memerintahkan sekolah untuk mengembalikan uang yang sudah ditarik dari orangtua siswa serta dilarang mengulangi perbuatan tersebut.
Sekolah juga diperintahkan untuk segera mengembalikan seluruh uang yang telah ditarik dari orang tua siswa
Fokus utama penanganan banjir ini dengan mendirikan dapur umum dan posko kesehatan untuk memastikan warga tidak kelaparan dan faskes bisa diakses
Lewat program PLN Peduli, PLN menanam 72.400 mangrove di pesisir Semarang dan Demak untuk tanggulangi abrasi, dukung ketahanan pangan, dan wujudkan Net Zero Emissions.
Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, sebanyak 2.453 jiwa terdampak telah mengungsi ke lokasi yang dinilai lebih aman.
BNPB akan segera menyalurkan bantuan stimulan perbaikan rumah bagi masyarakat terdampak bencana Sumatra.
BNPB mencatat telah terjadi 243 kejadian bencana di Indonesia sepanjang tahun 2026.
BNPB juga menyalurkan bantuan dana tunggu hunian bagi warga yang memilih tinggal sementara di rumah keluarga atau sanak saudara. Bantuan tersebut sebesar Rp600 ribu per bulan.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan tetap siaga mendampingi pemerintah daerah meski status tanggap darurat bencana di sejumlah wilayah di Sumatra telah dicabut.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti masih minimnya anggaran mitigasi bencana di Indonesia, di tengah meningkatnya ancaman bencana alam dan kerentanan wilayah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved