Kamis 24 November 2022, 21:38 WIB

Perkuat Petani Milenial, Kementan Tingkatkan Sinergi dengan Pemprov Jabar

mediaindonesia.com | Nusantara
Perkuat Petani Milenial, Kementan Tingkatkan Sinergi dengan Pemprov Jabar

dok.ist
Polbangtan Bogor selaku PPIU Program YESS Jabar bersinergi Menumbuhkan Pengusaha Muda Pertanian' dengan Pemprov Jabar

 

PERTANIAN menentukan hidup dan matinya suatu bangsa, kata Syahrul Yasin Limpo selaku Menteri Pertanian RI, yang ditentukan keberlanjutan pertanian oleh kemampuan suatu negara memenuhi kebutuhan pangan bagi seluruh warganya.

"Hal ini memerlukan dukungan sumber daya manusia pertanian yang handal dalam membangun usaha tani yang maju, mandiri dan modern," katanya.

Kesuksesan program tersebut tentu memerlukan kolaborasi stakeholders. Kementan melalui Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) khususnya Polbangtan Bogor dengan Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS) menggandeng Pemprov Jawa Barat untuk mengembangkan petani milenial  meliputi kegiatan pelatihan, pendampingan dan permodalan.

Polbangtan Bogor selaku Provincial Project Implementation Unit (PPIU) Program YESS untuk Jawa Barat melakukan 'Kolaborasi Sinergis Stakeholder Penumbuhan Pengusaha Muda Pertanian' dengan Pemprov Jabar di Bandung, belum lama ini.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi mengatakan sangat mendukung upaya untuk menjadikan generasi muda agar berkecimpung di bidang pertanian.

"Saya berharap petani milenial bisa menularkan semangat bertaninya ke seluruh tanah air. Kalau itu dilakukan, maka Indonesia akan menyalip Brazil dan Amerika sebagai negara maju di bidang pertanuan. Itulah yang harus kita dorong bersama, bagaiman petani milenial itu memiliki semangat," katanya.

Kegiatan PPIU Jabar dengan Pemprov Jabar dihadiri sejumlah kantor dinas terkait di antaranya Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jabar, Bank BJB, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jabar dan PT Agree Telkom.

Project Manager YESS PPIU Jawa Barat, Aminudin mengatakan dalam kegiatan tersebut, stakeholders menyusun dan menyepakati rencana aksi untuk mendukung usaha petani milenial.

Sejumlah fokus pelaksanaan, katanya, yakni sinergi Tri Dharma Perguruan Tinggi, pengelolaan data sinkronisasi petani milenial, fasilitas lahan usaha tani, fasilitasi sarana prasarana pendukung, pemasaran, pendampingan usaha petani milenial, pendampingan akses biaya, serta pembinaan kelembagaan usaha tani.

“Ke depan, akan dilaksanakan tindak lanjut dari kesepahaman yang sudah ditandatangani oleh stakeholders untuk memajukan petani milenial di Jawa Barat,” kata Aminudin. (OL-13)

Baca Juga: Tingkatkan Professionalisme SDM Pertanian, Kementan Kuatkan ...

Baca Juga

MI/Moh Irfan.

30 Ribu Warga Riau Tunggu Kedatangan Anies Baswedan Besok

👤Fitra Asrirama 🕔Sabtu 03 Desember 2022, 13:08 WIB
Sekitar 30 ribu warga menunggu kedatangan Anies Baswedan di Provinsi Riau. Berbagai persiapan dilakukan untuk menyambut bakal calon...
dok.ist

Di Tasikmalaya, UKM Sahabat Sandi Stabilkan Harga Gelar Bazar Sembako Murah

👤Kristiadi 🕔Sabtu 03 Desember 2022, 13:06 WIB
UKM Sahabat Sandi tergerak menstabilkan ekonomi rumah tangga, dengan membagikan ratusan kupon sembako murah di Kabupaten...
dok.ist

Dukungan dan Doa untuk Ganjar Pranowo di Kota Serdang Bedagai

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 03 Desember 2022, 11:55 WIB
DUKUNGAN dan doa untuk Ganjar Pranowo terus mengalir di berbagai penjuru tanah air. Kali ini datang dari ujung barat Indonesia dalam...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya