Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, memastikan akan memberikan bantuan pada korban angin puting beliung di Kelurahan Anggoeya, Kecamatan Poasia. Dinas Sosial tengah melakukan penghitungan kerugian para korban.
Bencana angin kencang di lokasi itu terjadi beberapa hari lalu. Data sementara, dua rumah warga mengalami kerusakan cukup parah, yakni rumah Andi Junaedi dan Laode Rasul.
Kepala Dinas Sosial Kota Kendari, Abdul Rauf mengungkapkan pihaknya
bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Kendari telah melakukan pengecekan langsung rumah korban.
Untuk mengurangi beban korban, lanjutnya, Pj Wali Kota Kendari Asmawa Tosepu diagendakan menyerahkan langsung bantuan kepada keluarga Andi Junaedi dan Laode Rasul.
"Kami data dulu korbannya. Kami catat kerugiannya dan Insya Allah dalam
waktu dekat Bapak Pj Wali Kota Kendari yang akan menyalurkan bantuan
kepada korban," tandas Abdul Rauf, Sabtu (12/11).
Rauf mengatakan bantuan tersebut diberikan untuk meringankan beban para
korban. Pihaknya telah bekerja sama dengan Baznas Kota Kendari untuk
menyalurkan bantuan tersebut.
"Alhamdulillah kami didukung Baznas Kota Kendari. Khusus dari dinas sosial, kami sudah memberikan bantuan tenda darurat dan bahan pangan yang merupakan kebutuhan utama para korban," lanjutnya.
Baznas, lanjutnya, sudah menyatakan kesediaan untuk melakukan perbaikan atap rumah para korban. (N-2)
Kegiatan yang diinisiasi Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Kendari itu melibatkan petugas kebersihan, pemuda, dan pelajar sebagai dukungan terhadap Gerakan Indonesia ASRI.
Damkarmat Kota Kendari mengerahkan tujuh mobil pemadam untuk memadamkan kebakaran yang terjadi sejak pukul 05.18 WITA dan menghanguskan 15 kios, dua ruko, serta satu minibus.
Pemkot Kendari mengukuhkan sebanyak 736 ketua RT dan 240 ketua RW hasil pemilihan serentak.
Menko PMK Pratikno membuka Seleksi Tilawatil Qur’an dan Musabaqah Al-Hadits (STQH) Nasional XXVIII Tahun 2025
STQH tahun ini mengusung tema "Syiar Al-Quran dan Hadis: Merawat Kerukunan, Melestarikan Lingkungan."
Selain Lalodati, beberapa wilayah lain juga terdampak, yaitu, Kelurahan Punggolaka: 50 KK, Kelurahan Watulondo: 45 KK dan Kelurahan Kadia serta Pondambea 120 KK.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved