Rabu 02 November 2022, 15:02 WIB

Genjot Pajak Daerah, Pemkab Cianjur Pasang Ratusan Tapping Box

Benny Bastiandy | Nusantara
Genjot Pajak Daerah, Pemkab Cianjur Pasang Ratusan Tapping Box

DOK MI
Ilustrasi

 

ALAT perekam transaksi elektronik (tapping box) di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, sudah terpasang di 165 lokasi. Keberadaan alat tersebut berkontribusi besar terhadap peningkatan realisasi penerimaan pajak daerah.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Cianjur, Komarudin, mengatakan sasaran pemasangan alat tapping box yaitu wajib pajak pada sektor restoran, hotel, parkir, dan hiburan. Jumlah alat tapping box yang terpasang saat ini sama dengan jumlah wajib pajak. "Sampai saat ini alat perekam transaksi elektronik yang sudah terpasang pada wajib pajak sebanyak 165 unit," kata Komarudin, Rabu (2/11).

Komarudin menyebut, dengan dipasangnya alat tapping box tersebut, berdampak terhadap peningkatan realisasi pembayaran pajak daerah. Bahkan peningkatannya mencapai kisaran 50% sampai di atas 100%. "Peningkatan pembayarannya meningkat signifikan dibanding sebelum dipasang alat perekaman transaksi elektronik," tegasnya. 

Cara kerja tapping box sendiri secara teknis merekam langsung setiap transaksi di setiap badan usaha. Secara otomatis, dengan sistem transaksi yang terekam langsung itu bisa lebih transparan.

Jadi dengan sistem tapping box ini wajib pajak dan pemerintah akan mendapatkan informasi aktual berapa nilai omzet dan pajak yang harus disetorkan. Wajib pajak pun dimudahkan menghitung pembayarannya. "Insya Allah, tapping box sangat membantu meningkatkan pembayaran dari wajib pajak," tuturnya.

Sementara itu, pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak sudah mencapai Rp191.431.515.682 atau 80,69% dari target sebesar Rp237.248.060.043. Ada 11 sektor pajak daerah yakni hotel, restoran, pajak hiburan, pajak reklame, pajak penerangan jalan, pajak mineral bukan logam dan batuan, pajak parkir, pajak air tanah, pajak sarang burung walet, pajak BPHTB, serta pajak bumi dan bangunan (PBB).

Hingga Oktober tahun ini, realisasi penerimaan dari pajak hotel sebesar Rp8.648.713.905, pajak restoran sebesar Rp18.730.186.626, pajak hiburan Rp1.438.919.517, pajak reklame Rp5.141.363.450, pajak penerangan jalan Rp40.516.158.700, pajak mineral bukan logam dan batu Rp805.475.943, pajak parkir sebesar Rp467.701.053, pajak air tanah sebesar Rp9.472.577.984, pajak sarang burung walet Rp9.307.150, pajak BPHTB sebesar Rp50.803.875.634, dan PBB sebesar Rp55.397.235.370.

"Untuk belanja daerah di Bapenda Kabupaten Cianjur, pada anggaran perubahan sebesar Rp21.336.983.187, realisasinya sebesar Rp15.867.263.624 atau 74,37%," pungkasnya. (OL-15)

Baca Juga

dok.ist

Relawan #SayaKejar Bangun MCK untuk Penyintas Gempa Cianjur

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 03 Desember 2022, 19:51 WIB
TIM Relawan Sayap Kencana Ganjar (#SayaKejar) kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk penyintas Gempa Cianjur. Kali ini membangun...
ANTARA FOTO/Novrian Arbi

BMKG: Gempa Susulan Cianjur Semakin Melemah

👤Atalya Puspa 🕔Sabtu 03 Desember 2022, 19:42 WIB
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengungkapkan, sejak 21 November 2022 hingga 2 Desember 2022, terjadi sebanyak 374 kali gempa...
MI/Apul

Wali Kota Pematang Siantar Resmikan Media Center Dinas Kominfo

👤Apul Iskandar 🕔Sabtu 03 Desember 2022, 19:28 WIB
Susanti mengatakan akan memperhatikan anggaran untuk Dinas Kominfo, termasuk demi sinergitas dengan media dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya