Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
GUBERNUR Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjarnegara memasang alat early warning system. Ganjar mengatakan, alat itu mesti ada di wilayah rawan bencana.
"Rasa-rasanya area-area di sekitar Banjanegara yang rawan seperti ini mesti kita pasangi early warning system," kata Ganjar di usai meninjau lokasi bencana tanah bergerak di Desa Suwidak, Kecamatan Wanayasa, Banjarnegara, Jateng, seperti dikutip Sabtu (29/10/2022).
Apalagi, kata Ganjar, warga Banjarnegara memiliki alat early warning system sendiri. Menurut Ganjar, pemasangan alat ini dapat mengurangi dampak akibat bencana tanah gerak.
"Rasanya kita perlu memasang peralatan dan Banjarnegara punya early warning system buatan warga sendiri dan gak mahal tadi sekitar Rp 25 juta," kata Ganjar.
Ganjar mengatakan, alat early warning syatem harus dipasang segera mengingat kondisi cuaca masih ekstrem. Sebab itu, Ganjar meminta Pemkab Banjarnegara kreatif mencari sponsor untuk pengadaan alat tersebut.
"Karena penganggarannya tidak bisa dilakukan dengan cepat, maka kita carikanlah sponsor untuk kita pasang itu," kata Ganjar.
Lebih lanjut, Ganjar menyebut early warning system dapat melihat pergerakan tanah terjadi perlahan. Sehingga, kata dia, warga bisa menyelamatkan diri setelah adanya peringatan dari alat itu.
"Pergerakan tanah ini tidak longsor-longsor. Tanah bergerak pelan-pelan. Jadi kalau ada alat itu kemudian memberikan tanda warga bisa langsung mengungsi ke tempat yang lebih aman," tambahnya.
Dalam bencana tanah gerak di Banjarnegara, setidaknya ada tiga dusun yang terdampak yakni Dusun Selamantik, Dusun Ngalian, dan Dusun Grobogan. Ganjar berencana melakukan relokasi warga terdampak tanah gerak untuk mengantisipasi bencana susulan.
"Kita tangani, tanggap darurat nanti kita siapkan, biasanya kalau seperti ini relokasi. Maka seperti pengungsi saya tanya, 'yang penting selamat Pak'. Kalau orangnya sudah punya kesadaran itu, nanti kita coba carikan solusi agar mereka bisa bertempat tinggal di tempat baru yang lebih aman," kata Ganjar. (OL-13)
Sebanyak 62 jadwal perjalanan kereta cepat Whoosh kembali normal usai gempa bermagnitudo 4,9 di Kabupaten Bekasi.
Sistem peringatan dini gempa bumi memanfaatkan jaringan sensor seismik untuk mendeteksi gelombang primer (P)—gelombang cepat yang muncul pertama kali saat gempa terjadi.
BMKG membuat sistem peringatan dini tsunami Indonesia (InaTEWS) yang resmi beroperasi sejak 11 November 2008.
Potasium bisa dijadikan indikator baru dalam pemantauan aktivitas vulkanik, terutama untuk menilai potensi terjadinya letusan besar yang memicu pembentukan kaldera.
Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah penyebaran informasi kebencanaan melalui berbagai saluran komunikasi, termasuk operator seluler dan televisi.
Selain gempa dan tsunami, layanan distribusi informasi peringatan dini berbasis televisi digital tersebut juga memungkinkan untuk bencana, seperti kebakaran hutan, aktivitas vulkanik.
Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, menyimpan catatan panjang sejarah kegempaan yang erat kaitannya dengan pergerakan Patahan Matano.
Simulasi penanganan gempa bumi di SMPN 1 Bandung, Jawa Barat.
West Java Back-Arc Thrust di Jawa Barat berpotensi memicu gempa hingga magnitudo 7. Pelajari penyebab, dampak, dan langkah mitigasi bencana untuk masyarakat di sekitar jalur sesar aktif ini.
Langkah pertama adalah mempertimbangkan opsi untuk meningkatkan status siaga bencana. Karena selain gempa bumi, wilayah Cimahi juga rawan dampak bencana hidrometeorologi.
Pameran Emergency Disaster Reduction & Rescue Expo (EDRR) Indonesia 2025 kembali digelar di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran.
Hal ini diperkirakan karena saat ini sedang memasuki masa pancaroba dari cuaca kemarau ke penghujan
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved