Sabtu 29 Oktober 2022, 08:46 WIB

Ganjar Minta Daerah Rawan Bencana di Banjarnegara Dipasang Early Warning System

Haryanto | Nusantara
Ganjar Minta Daerah Rawan Bencana di Banjarnegara Dipasang Early Warning System

dok.humas pemprov jateng
Gubernur Ganjar Pranowo saat meninjau lokasi bencana tanah bergerak di Desa Suwidak, Kecamatan Wanayasa, Banjarnegara, Jateng

 

GUBERNUR Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjarnegara memasang alat early warning system. Ganjar mengatakan, alat itu mesti ada di wilayah rawan bencana.

"Rasa-rasanya area-area di sekitar Banjanegara yang rawan seperti ini mesti kita pasangi early warning system," kata Ganjar di usai meninjau lokasi bencana tanah bergerak di Desa Suwidak, Kecamatan Wanayasa, Banjarnegara, Jateng, seperti dikutip Sabtu (29/10/2022).

Apalagi, kata Ganjar, warga Banjarnegara memiliki alat early warning system sendiri. Menurut Ganjar, pemasangan alat ini dapat mengurangi dampak akibat bencana tanah gerak.

"Rasanya kita perlu memasang peralatan dan Banjarnegara punya early warning system buatan warga sendiri dan gak mahal tadi sekitar Rp 25 juta," kata Ganjar.

Ganjar mengatakan, alat early warning syatem harus dipasang segera mengingat kondisi cuaca masih ekstrem. Sebab itu, Ganjar meminta Pemkab Banjarnegara kreatif mencari sponsor untuk pengadaan alat tersebut.

"Karena penganggarannya tidak bisa dilakukan dengan cepat, maka kita carikanlah sponsor untuk kita pasang itu," kata Ganjar.

Lebih lanjut, Ganjar menyebut early warning system dapat melihat pergerakan tanah terjadi perlahan. Sehingga, kata dia, warga bisa menyelamatkan diri setelah adanya peringatan dari alat itu.

"Pergerakan tanah ini tidak longsor-longsor. Tanah bergerak pelan-pelan. Jadi kalau ada alat itu kemudian memberikan tanda warga bisa langsung mengungsi ke tempat yang lebih aman," tambahnya.

Dalam bencana tanah gerak di Banjarnegara, setidaknya ada tiga dusun yang terdampak yakni Dusun Selamantik, Dusun Ngalian, dan Dusun Grobogan. Ganjar berencana melakukan relokasi warga terdampak tanah gerak untuk mengantisipasi bencana susulan.

"Kita tangani, tanggap darurat nanti kita siapkan, biasanya kalau seperti ini relokasi. Maka seperti pengungsi saya tanya, 'yang penting selamat Pak'. Kalau orangnya sudah punya kesadaran itu, nanti kita coba carikan solusi agar mereka bisa bertempat tinggal di tempat baru yang lebih aman," kata Ganjar. (OL-13)

Baca Juga

Dok BMP

Bunda Merah Putih Fokuskan Trauma Healing di Cianjur

👤Media Indonesia 🕔Kamis 01 Desember 2022, 22:35 WIB
Pendampingan trauma tersebut ditujukan bagi anak-anak yang berada di tenda...
MI/BAYU ANGGORO

JQR dan Komunitas Solar Generation Bangun Instalasi Listrik Energi Terbarukan di Pengungsian Korban Gempa Cianjur

👤Bayu Anggoro 🕔Kamis 01 Desember 2022, 22:30 WIB
Komunitas Solar Generation bergerak cepat bersama Jabar Quick Response menyusuri desa-desa yang listriknya masih...
dok.ist

Usbat Medan Mantap Dukung Ganjar Pranowo Nyapres

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 01 Desember 2022, 22:28 WIB
JARINGAN relawan yang tergabung dalam Ustadz Sahabat (Usbat) Ganjar kembali menggelar Istigosah dan Doa Bersama, untuk keselamatan bangsa...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya