Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PT SEMEN Gresik (PTSG) kembali menyalurkan bantuan kluster insfrastruktur ke Desa Pasucen di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Dana yang digulirkan mencapai Rp175 juta untuk operasional pembangunan tebing sungai.
"Pembangunannya dilaksanakan sejak Juli lalu. Bantuan infrastruktur dikerjakan di lapangan dengan sistem padat karya, melibatkan warga desa yang dikoordinasi pemerintah desa," kata Senior Manager of Communication & CSR PTSG Dharma Sunyata, Kamis (6/10).
Ia menjelaskan pembangunan tersebut dilakukan guna meremajakan kondisi tebing sungai yang lama menjadi baru dan kokoh kembali. "Diharapkan dengan pembangunan tersebut mampu menahan meningkatnya debit air sungai ketika musim penghujan, sekaligus memperlancar aliran air untuk kebutuhan irigasi masyarakat."
Bantuan infrastruktur disalurkan melalui program Forum Masyarakat Madani. Adapun rincian dari pembangunan tebing sungai, terdiri dari pembangunan talud jalan sepanjang 27 meter, tebing sungai 52 m, pagar 79 m, urugan 178 m3, dan gorong-gorong 7,5 m.
Dharma menambahkan bahwa bantuan ini merupakan salah satu dari berbagai
dukungan PTSG melalui kegiatan Forum Masyarakat Madani (FMM) yang totalnya sudah menyalurkan bantuan senilai Rp1,75 miliar kepada 6 desa di sekitar perusahaan. Selain infrastruktur, dana itu juga untuk kluster pemberdayaan masyarakat berbasis partisipastif dan kluster Sosial Budaya.
"PTSG hadir dan peduli kepada masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang bisa dirasakan langsung manfaatnya. Kami berharap upaya ini dapat menciptakan ekosistem sosial yang sehat, ekonomi meningkat dan desa berdaulat," ungkap Dharma.
Ia menegaskan bahwa penyaluran bantuan infrastruktur sebagai bentuk
komitmen perusahaan untuk terus mendorong percepatan pembangunan
infrastruktur desa sesuai dengan tujuan SDGs poin 9 yaitu Membangun
Infrastruktur yang Tangguh.
Kepala Desa Pasucen Salamun mengapresiasi bantuan pembangunan tebing sungai di desanya. "Pembangunan ini memberikan banyak manfaat dan dampak positif bagi masyarakat sekitar."
Ia menambahkan sebelumnya ketika musim hujan di bantaran sungaisering terjadi banjir disebabkan oleh meluapnya air ke rumah warga, adanya pendangkalan, dan banyaknya tumpukan sampah di area sungai menjadi penyebabnya.
"Sekarang setelah adanya pembangunan tebing sungai, pengerukan, dan pembersihan gorong-gorong keadaan menjadi nyaman, bersih dan aman bagi masyarakat sekitar," pungkas Salamun. (N-2)
Jalan rusak sering kali menjadi penyebab kecelakaan fatal bagi pengendara motor, terutama saat musim hujan.
Inovasi teknologi migas kembali diadaptasi PT Pertamina Gas (Pertagas) untuk menjawab persoalan dasar masyarakat desa, khususnya dalam menjaga infrastruktur pipa air.
Banyak perumahan gagal dihuni akibat minim infrastruktur dasar. Wamen PU menegaskan hunian harus terintegrasi, akademisi sebut kumuh akibat sistem.
Ekspansi proyek perumahan nasional dan percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN) membuka peluang besar bagi industri penyedia material mechanical, electrical & plumbing (MEP).
Pemkab Bekasi menetapkan pelebaran Jalan Raya Pilar-Sukatani sebagai prioritas 2026. Anggaran ratusan miliar disiapkan untuk pembebasan lahan demi mengurai kemacetan kronis.
Menutup tahun 2025, Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) melihat perjalanan kawasan industri sebagai cermin dinamika ekonomi Indonesia yang terus bergerak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved