Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIVERSITAS Syiah Kuala (USK) melalui Rumah Amal menyalurkan bantuan pendidikan sebesar Rp1,3 Miliar kepada 520 mahasiswa. Penyerahan ini dilakukan secara simbolik oleh Rektor USK, Prof. Dr. Ir. Marwan di Balai Senat kampus setempat, Kamis (22/9)
Wakil Direktur Rumah Amal USK, Dr. Rina Suryani Oktari, S.Kep., M.Si menjelaskan, bantuan pendidikan tersebut ada dua kategori, yaitu 'Bantuan Beasiswa SPP' dengan total Rp558.429.500 untuk 440 mahasiswa. Kemudian, 'Beasiswa USK' kepada 88 mahasiswa dengan total Rp720.000.000.
"Mahasiswa yang mendapat beasiswa tersebut telah melewati serangkaian proses seleksi yang ketat. Mereka masuk kategori layak dibantu," kata Rina.
Serangkaian proses seleksi tersebut meliputi mengecek IPK, menanyakan prestasi, komitmen studi, kegiatan organisasi yang diikuti, dan seterusnya. Pemberian beasiswa ini merupakan agenda rutin Rumah Amal.
"Ada beberapa agenda Rumah Amal selain beasiswa pendidikan, ada juga pemberdayaan. Penerima beasiswa, diharapkan bisa terlibat aktif. Kami juga melatih menumbuhkan jiwa entrepreneurship (wirausaha)," jelasnya.
Sementara itu, Rektor USK, Prof. Dr. Ir. Marwan menyampaikan, bahwa Rumah Amal menjadi tempat bagi dosen dan tendik serta mahasiswa untuk beramal. Selama ini menampung, infaq, hibah, terutama zakat.
"Dari sana kita kelola sesuai dengan ketentuan. Terutama zakat, sifatnya produktif. Beasiswa tersebut mengikat kita semua, punya tanggungjawab belajar sungguh-sungguh dengan niat ikhlas," tutur Prof Marwan.
Ia meminta para penerima beasiswa menggunakan untuk kepentingan kuliah, serta menjadi role model yang benar bagi mahasiswa lainnya. Dengan demikian, dapat mengimplementasikan arti syukur yang benar. Sebab, di luar sana, masih banyak mahasiswa lain yang membutuhkan, tapi anggaran masih terbatas.
"Karena itu, manfaatkan sebaik mungkin. Cobalah raih prestasi, bukan saja IPK, tapi berkompetisi di berbagai ajang/lomba sesuai dengan minat dan bakat. Selesaikan studi tepat waktu," pesan Rektor. (OL-13)
Baca Juga: Rektor USK Ajak Mahasiswa Bijak Bermedsos untuk Cegah ...
Amartha Fellowship Bootcamp diikuti oleh 60 penerima beasiswa dan berlangsung selama empat hari.
Universitas Budi Luhur (UBL) terus mempertegas komitmennya dalam mendukung kemajuan olahraga nasional sekaligus membawa pendidikan tinggi Indonesia ke panggung dunia.
Anwar-Reny mencatat capaian program BERANI di sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, mulai dari 23.568 beasiswa hingga layanan kesehatan bagi 135.084 warga.
Farhan menyebut, dalam pendekatan yang lebih logis, penerima beasiswa negara seharusnya memiliki komitmen moral untuk kembali dan berkontribusi bagi Indonesia.
EMPAT alumni telah mengembalikan dana sebesar Rp1 hingga Rp2 miliar karena terbukti dijatuhi sanksi akibat tak menjalankan kewajiban mereka. Hal itu disampaikan Direktur Utama LPDP
Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) masih menghitung besaran dana beasiswa yang akan dikembalikan oleh alumni Arya Iwantoro, suami Dwi Sasetyaningtyas
Pengakuan pemerintah terhadap berbagai use case teknologi ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan arsitektur sistem keuangan nasional.
Begitu juga di jalur penyeberangan laut Daratan Aceh-Pulau Simeulue, penyeberangan Singkil-Pulau Banyak dan Banda Aceh-Sabang.
Puluhan mahasiswa dari Universitas Almuslim turun langsung membantu masyarakat memulihkan sektor pertanian pascabencana banjir Aceh
ajang ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi internal serta mendorong kontribusi nyata generasi muda Buddhis bagi kedaulatan NKRI.
Tim Labmino merupakan delegasi dari Indonesia yang untuk pertama kali berhasil menembus jajaran Global Ambassador SFT.
Program studi yang selaras dengan minat umumnya akan membuat proses pembelajaran terasa lebih menyenangkan, sekaligus meningkatkan motivasi dalam menjalani perkuliahan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved