Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
RATUSAN rumah warga di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, rusak akibat bencana selama periode Januari hingga pertengahan September 2022. Penyebab kerusakan mayoritas akibat berbagai bencana hidrometeorologi.
Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur, Rudi Wibowo, menuturkan setidaknya terdapat 116 unit rumah yang rusak akibat bencana. Rinciannya, rusak berat sebanyak 12 unit, rusak sedang 26 unit, dan rusak ringan sebanyak 78 unit.
"Kerusakan yang ditangani secara tanggap darurat atau reaksi cepat sebanyak 61 unit. Sedangkan yang terendam akibat banjir terdata sebanyak 84 unit rumah," terang Rudi, Minggu (18/9).
Namun Rudi memastikan rumah yang terendam banjir sifatnya sementara. Artinya, air cepat kembali surut seiring meredanya hujan.
"Seperti belum lama ini di Kecamatan Sindangbarang, kita konfirmasikan ke retana (relawan tangguh bencana) di sana, airnya sudah cepat surut. Jadi bisa tertangani," terangnya.
Infrastruktur lain yang terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Cianjur yakni jalan. Berdasarkan catatan BPBD, terdapat 10 titik ruas infrastruktur jalan yang terputus.
"Infrastruktur jalan yang terputus itu kategorinya tidak bisa dilalui kendaraan. Sedangkan untuk infrastruktur jembatan ada 14 titik yang rusak. Sementara irigasi ada 9 titik yang jebol. Kondisi kerusakannya
bervariatif," ucapnya.
Sementara sektor lain yang terdampak bencana yaitu lahan pertanian. Rudi menyebut terdapat seluas 84,6 hektare lahan pertanian yang rusak. "Ada lahan tanaman padi dan lainnya. Seperti di Kecamatan Cibeber belum lama ini. Cukup banyak areal pertanian yang terendam banjir," ungkapnya.
Ia menyebut secara rinci tak bisa mengidentifikasi nilai kerugian bencana. Pasalnya, estimasi nilai kerugian bencana ada di masing-masing dinas teknis.
"Seperti lahan pertanian, kami tidak mengetahui persis usia tanaman padi yang rusak itu nilai nominalnya berapa. Begitu juga soal infrastruktur jalan, jembatan, atau irigasi. Jadi, kami hanya melaporkan, kemudian yang menghitung nilai kerugian ada di masing-masing dinas," pungkas Rudi. (OL-15)
Potensi produksi padi di Kabupaten Cianjur tahun ini selama periode Januari-Agustus meningkat dibanding tahun lalu
Pemerintah desa harus memutar otak agar ketersediaan produksi beras lokal bisa tetap terpenuhi. Caranya dengan mengoptimalkan pabrik penggilingan padi.
Mereka mengecam terjadinya kekerasan tersebut karena mengancam kebebasan pers di tengah iklim demokrasi.
BELASAN santriwati Pondok Pesantren Darrul Quran As-satinem di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, tergolek lemas di Puskesmas Cidaun. Mereka diduga keracunan menu MBG
Turunnya angka stunting tak terlepas dari peran lintas sektor. Sebab, penanganan stunting tak bisa hanya dilakukan Dinas Kesehatan.
Pemkab Cianjur membebaskan atau memberikan pengurangan sebesar 100% tunggakan pokok serta sanksi administratif berupa bunga dan atau denda.
GUBERNUR Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi rupanya gentar saat digugat oleh delapan organisasi sekolah swasta terkait jumlah siswa maksimal dalam rombongan belajar (rombel).
Sementara itu, bibit siklon tropis 93W di timur Filipina berpotensi persisten dengan arah gerak ke barat laut, membawa dampak di wilayah timur Indonesia.
DEWAN Pengurus Daerah (DPD) Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas Republik Indonesia (IKAL RI) Provinsi Jawa Barat menyoroti berakhirnya Munas V IKAL dalam kondisi deadlock.
Keempat, berupa rekomendasi untuk BPIP. Perlu penguatan literasi keagamaan lintas budaya untuk dijadikan agenda strategis nasional dengan BPIP sebagai leading sector.
BPBD Kota Bandung, Jawa Barat mendorong masyarakat siap siaga menghadapi potensi gempa khususnya dari pergerakan Sesar Lembang. Ada sejumlah titik aman untuk berlindung
BPBD Kota Bandung, Jawa Barat mendorong masyarakat siap siaga menghadapi potensi gempa khususnya dari pergerakan Sesar Lembang. Ada sejumlah titik aman untuk berlindung
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved