Kamis 08 September 2022, 14:09 WIB

Jumlah Stasiun Televisi Di Jabar Diperkirakan Akan Bertambah

Naviandri | Nusantara
Jumlah Stasiun Televisi Di Jabar Diperkirakan Akan Bertambah

MI/ Agung Sastro
Ilustrasi

 

PROVINSI Jawa Barat (Jabar) diperkirakan bakal kebanjiran stasiun  televisi baru pascamigrasi frekuensi analog ke digital. Peningkatan diyakini akan terjadi secara signifikan lantaran moratorium pendaftaran televisi baru akan dicabut pada awal November 2022.

Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jabar, Adiyana Slamet mengatakan, peningkatan jumlah stasiun televisi ini akan menjadi kebangkitan industri penyiaran. Di sisi lain, perlu peningkatan pengawasan agar sesuai dengan regulasi penyiaran.

"Saat ini, di kawasan Bandung Raya saja, sudah ada 35 stasiun televisi digital. Dari semula hanya belasan yang analog, sekarang sudah lebih dari 30 buah. Belum lagi nanti setelah 2 November, moratorium dibuka akan banyak lagi lembaga penyiaran baru yang beroperasi. Untuk itu pengawasan juga harus ditingkatkan," kata Adiyana, Kamis (8/9).

Menurut Adiyana, peningkatan jumlah stasiun televisi ini akan memberi pilihan lebih bagi masyarakat. Namun, tidak sedikit stasiun televisi yang menyiarkan acara secara seragam. Semangatnya sebenarnya harus keberagaman, tapi ini masih belum dilakukan dan mestinya harus ada keberagaman yang dilakukan. Di sisi lain, peningkatan jumlah stasiun televisi ini turut berpengaruh pada potensi pelanggaran regulasi penyiaran.

"Sementara metode pengawasan penyiaran saat ini masih bertumpu kualitas sumber daya manusia. Dengan demikian, diperlukan peningkatan kapasitas pengawasan dengan memanfaatkan teknologi," lanjutnya.

Adiyana mengatakan, KPI berencana menggunakan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence) untuk mengawasi siaran melalui  televisi digital. Penggunaan artificial intelligence tengah disiapkan agar dapat segera digunakan ketika saluran televisi analog dihentikan pada 2 November mendatang.

"Penggunaan artificial intelligence, diharapkan dapat merekam segala  sesuatu yang ditampilkan dalam setiap program penyiaran, baik itu ucapan maupun gerak badan. Ini yang nantinya akan diharapkan mampu mengawasi siaran-siaran digital," lanjutnya.(OL-15)

Baca Juga

MI/VOUCKE LONTAAN

Polda Sulawesi Utara Terima Sertifikat Hak Pakai Tanah dari Pemprov untuk Bangun Laboratorium Forensik dan SPN

👤Voucke Lontaan 🕔Senin 26 September 2022, 17:25 WIB
Pemberian sertifikat tanah tersebut merupakan sebuah upaya yang sangat luar biasa dari pihak BPN Provinsi...
Ist

Sandiaga Uno: Restorasi Hanjeli Mampu Bangkitkan Ekonomi Sukabumi

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 26 September 2022, 16:59 WIB
Desa Wisata Hanjeli, Sukabumi, Jawa Barat, masuk ke dalam 50 besar desa wisata terbaik Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI)...
dok.memdcom

Satu Warga Indramayu Diamankan Terkait Ledakan di Asrama Polisi Solo

👤Nurul Hidayah 🕔Senin 26 September 2022, 16:52 WIB
WARGA Jatibarang, Kabupaten Indramayu diamankan polisi terkait ledakan di asrama polisi Grogol Indah Solo Baru, pada Minggu malam...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya