Selasa 16 Agustus 2022, 07:34 WIB

Pemkot Sorong Resmikan Stadion Mini Berstandar internasional

mediaindonesia.com | Nusantara
Pemkot Sorong Resmikan Stadion Mini Berstandar internasional

Ant/Ernes Broning Kakisina
Suasana uji coba lapangan stadion sepakbola kota Sorong oleh Wali Kota Lambert Jitmau, Senin (15/8).

 

WALI Kota Sorong Lambert Jitmau, Senin, meresmikan stadion sepakbola mini dengan desain lapangan berstandar internasional.

Menurut Lambert, keberadaan stadion sepakbola senilai Rp67 miliar itu, diharapkan bisa lebih banyak lagi melahirkan pesepakbola ternama mengganti nama-nama besar yang lahir dari Sorong, seperti Boaz Solossa.

Lambert Jitmau mengatakan bahwa pembangunan stadion sepakbola tersebut memakan waktu selama 11 bulan dengan biaya APBD murni Kota Sorong.

Pembangunan stadion sepakbola tersebut juga diawasi oleh pihak Kejaksaan Negeri Sorong, Pengadilan Negeri Sorong, dan Kepolisian Resor Sorong Kota agar berjalan sesuai dengan prosedur.

Stadion sepakbola ini, kata dia, menampung sebanyak 8.000 orang penonton. Pengelolaan stadion ini akan diserahkan kepada pihak ketiga sehingga tidak merepotkan pemerintah daerah dalam pengelolaannya.

Lambert menjelaskan bahwa stadion sepakbola tersebut dahulu adalah lapangan berlumpur saat hujan namun dapat melahirkan pemain-pemain nasional ternama seperti Isak Fatary, Boaz Solossa, Ortizan Solossa, dan Ricky Kambuaya.

Dengan berdirinya stadion sepakbola mini megah ini, Lambert berharap ke depan melarikan pesepakbola ternama menggantikan Boaz Solossa dan kawan-kawan untuk mengharumkan Papua bahkan Indonesia.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Sorong Fanik Teuhopiory yang memberikan keterangan terpisah, menyampaikan bahwa luas lapangan adalah lebar 65 meter dan panjang 110 meter.

Ia menjelaskan bahwa stadion sepakbola ini bukan stadion sepakbola berstandar internasional. Tetapi desain lapangan dan rumput adalah standar internasional.

Dikatakan bahwa rumput yang digunakan untuk stadion sepakbola tersebut adalah rumput stadion internasional yang membutuhkan perawatan khusus. Rumput itu pula tidak melukai pemain yang terjatuh saat pertandingan.

"Desain lapangan mulai dari dasar sampai di rumput berstandar internasional sehingga saat musim hujan deras pun pertandingan tetap bisa dilakukan karena tidak tergenang air," tambah Fanik. (Ant/OL-13)

Baca Juga: Akhirnya NTT Gelar Pesparani Katolik Nasional II

Baca Juga

Antara

30.505 Nakes di Sumut Telah Divaksinasi Covid-10 Penguat Tahap Dua

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 29 September 2022, 01:21 WIB
Dinas Kesehatan Provinsi Sumatra Utara mencatat sebanyak 30.505 dari 93.508 persen tenaga kesehatan di daerah tersebut telah mendapatkan...
ANTARA/Nova Wahyudi

BKSDA: Konflik Warga dengan Beruang di Sumsel Dipicu Musim Durian

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 28 September 2022, 23:45 WIB
Masa panen durian yang berlangsung saat ini menjadi salah satu indikator utama mereka hingga keluar dari kawasan hutan menyasar permukiman...
ANTARA/Aditya Rohman

Lansia Penabrak Angkot Tewaskan Tiga Orang di Sukabumi Jadi Tersangka

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 28 September 2022, 23:14 WIB
Penetapan tersangka ini pun berdasarkan dari hasil pemeriksaan kendaraan yang digunakan EH oleh Dishub Kota Sukabumi dan oleh ketua mekanik...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya