Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
KABUPATEN Ogan Komering Ilir (OKI) menjadi salah satu areal program strategis nasional food estate (lumbung pangan) di Sumatera Selatan. Potensi lahan irigasi, lebak, pasang surut, dan tadah hujan menjadi andalan OKI ini untuk menjaga ketahanan pangan.
"Lahan sawah semakin penting peranannya dalam upaya mempertahankan swasembada beras dan swasembada bahan pangan lainya khusunya di Kabupaten OKI mengingat saat ini semakin berkurangnya lahan untuk pertanian karena adanya alih fungsi lahan ke komoditas perkebunan, perumahan dan non pertanian lainnya," ungkap Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten OKI, Sahrul, pada acara Panen Raya sawah IP 200 di Desa Tugu Agung, Kecamatan Lempuing.
Sahrul menjelaskan Potensi lahan sawah irigasi di Kabupaten OKI seluas 5.650 hektare yang di tanam padi IP 200 bahkan IP 300 (padi-padi-padi/palawija/hortikultura).
"Luasan 5.650 hektare tersebut berarti lahan sawah irigasi di Kabupaten Ogan Komering Ilir dapat memproduksi padi sebanyak lebih kurang 65.000 ton GKG per tahun. Potensi untuk pengembangan sawah rawa irigasi ini masih sangat terbuka jika dapat dimaksimalkan untuk ditanami 3 kali," jelas Sahrul.
Kecamatan Lempuing sebagai salah satu wilayah pengembangan Food Estate di Kabupaten Ogan Komering Ilir tambah Sahrul telah didukung mekanisasi tanam sampai panen. "Tinggal bagaimana upaya penanganan pasca panen yang harus ditingkatkan sehingga dapat menjadikan pertanian yang terintegrasi hulu dan hilirnya yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan petani," papar dia.
Sementara itu, Wakil Bupati Ogan Komering Ilir, HM Dja'far Shodiq mengatakan OKI dengan luas tanaman lebih dari 150 ribu hektare (meliputi sawah irigasi, lebak, pasang surut dan tadah hujan), sangat mungkin untuk terus meningkatkan hasil produksi.
"Saat pandemi Covid-19, sektor pertanian di OKI justru mengalami tren yang positif sehingga mampu mencukupi kebutuhan pangan rumah tangga di OKI", kata Shodiq.
Ia menyampaikan sektor pertanian tetap menjadi primadona dan aset yang harus dipertahankan sekaligus ditingkatkan untuk mencegah terjadi kemungkinan krisis pangan ke depan. "Tetap optimis dan semoga dengan keseriusan para petani di OKI produksitas semakin meningkat, masyarakat jadi lebih sejatera," harapnya. (OL-15)
Baznas terus memperkuat kelompok petani binaan program Lumbung Pangan (LP) di berbagai daerah di Indonesia dalam mempersiapkan beras kualitas premium untuk kebutuhan Zakat Fitrah.
Kehadiran kawasan food estate secara otomatis akan memicu pembangunan aksesibilitas yang selama ini terbatas, mulai dari jalan raya, pelabuhan, hingga bandara.
Perubahan iklim juga harus diantisipasi. Misalnya, daerah-daerah yang memiliki ketersediaan air tinggi akan lebih dioptimalkan untuk pertanian.
Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, optimistis dapat mempertahankan posisi sebagai daerah lumbung pangan nomor 2 di Provinsi Jawa Tengah dan nomor 9 nasional.
Pemerintah desa diharuskan mengalokasikan anggaran dana desa minimal 20% untuk program ketahanan pangan di desanya masing-masing
Program lumbung pangan nasional yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto mulai menunjukkan dampak positif
KTNA mendorong petani memilih varietas padi tahan kekeringan seperti Inpago (padi gogo), varietas amfibi, serta varietas adaptif lainnya.
BRIN dan Bulog memperkuat kolaborasi dalam pemanfaatan teknologi penyimpanan dan pengamanan pangan guna mendukung ketahanan logistik pangan nasional yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Ia menjelaskan, pemerintah pusat memiliki peran dalam menetapkan norma, standar, prosedur, dan kriteria.
PEMERINTAH melalui Perum Bulog menggelar program “Bazar Dari Istana Untuk Rakyat” sebagai upaya menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan masyarakat tidak panic buying.
BRIN dan FAO perkuat kolaborasi global untuk transformasi sektor peternakan berkelanjutan melalui riset, inovasi, dan teknologi berbasis sains.
PERIKANAN merupakan salah satu kunci untuk mewujudkan ketahanan pangan, hingga ekonomi Nusantara. Karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara terintegrasi dan berkelanjutan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved