Selasa 28 Juni 2022, 16:20 WIB

Polisi belum Temukan Sopir Bus Penyebab Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang

Roni Halim (MGN), Narendra Wisnu Karisma (SB) | Nusantara
Polisi belum Temukan Sopir Bus Penyebab Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang

MGN/Roni Halim
Petugas menggunakan teknologi scanner di 12 titik lokasi guna mengetahui kronologi kejadian.

 

POLISI terus menyelidiki kasus tabrakan beruntun yang melibatkan belasan kendaraan di KM 92 Tol Cipularang, Jawa Barat. Hingga kini petugas masih mencari sopir bus Laju Prima yang diduga sebagai penyebab kecelakaan.

"Updatenya sampai sekarang kita masih belum menemukan sopir busnya. Kita minta dari pihak perusahaan otobusnya untuk membantu menyerahkan ke penyidik untuk dilakukan pemeriksaan," ujar Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Ibrahim Tompo, Selasa (28/6/2022).

Baca juga: Kawasan Industri Modern Medan Kembali Digenangi Banjir, Pengusaha Merugi

"Namun apabila tidak menyerahkan diri, sopir bus akan masuk dalam DPO," imbuhnya.

Saat ini Polda Jabar sudah berkoordinasi dengan tim ahli dari Dinas Perhubungan Darat untuk mencocokan hasil teknis dengan keterangan para saksi untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan itu. 

"Kita baru lakukan pemeriksaan teknis terhadap kendaraan bus digunakan untuk ramp check dengan ahli perhubungan darat, di mana nantinya akan kita cocokkan dengan keterangan saksi-saksi," tutur Ibrahim.

Tim Traffic Analysis Accident (TAA) juga sudah memulai penyelidikan intensif di tempat kejadian perkara (TKP) dengan dibantu oleh PJR Mabes Polri dan Polres Purwakarta.

Petugas menggunakan teknologi scanner di 12 titik lokasi guna mengetahui kronologi kejadian baik sebelum saat peristiwa maupun sesudah kecelakaan terjadi. Hasil olah TKP akan diketahui beberapa hari mendatang.

Sebelumnya, kecelakaan beruntun terjadi di KM 92 Tol Cipularang, Kecamatan Sukatani, Purwakarta, Jawa Barat, pada Minggu (26/6/2022) malam. Kecelakaan beruntun yang diduga akibat rem bus Laju Prima blong ini merusak 17 kendaraan dan melukai 23 orang.

Baca juga: Kapal Perang Disulap Jadi Hotel Terapung demi Sukseskan Ajang Internasional

15 dari 23 korban luka-luka  langsung dilarikan ke RS Abdul Radjak Purwakarta. Dari 15 korban kecelakaan, delapan di antaranya masih dirawat secara intensif.

Sebanyak 5 korban yang dirawat sudah dipindah ke ruang perawatan dan tiga lainnya masih dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD). (Ren/A-3)

Baca Juga

Dok. BPIP

Gelar Silatda, BPIP Puji Kerukunan di Sumatra Barat

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 20 Agustus 2022, 09:34 WIB
"Provinsi Sumatra Barat memiliki karakteristik kewilayahan yangvstrategis, memiliki potensi dalam sektor kelautan, perikanan,...
Ist

Komitmen Hasnur Group Menjalankan Bisnis Berkelanjutan 

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 20 Agustus 2022, 05:30 WIB
Presiden Direktur Hasnur Group Jayanti Sari, Hasnur Group merespons tuntutan global agar dapat menjaga kenaikan suhu bumi tidak...
DOK MI

Ratusan Titik Panas Bertebaran di Babel

👤Rendy Ferdiansyah 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 23:52 WIB
RATUSAN titik panas atau hotspot yang diduga dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terpantau satelit di Bangka Belitung (Babel), Jumat...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya